atas

SD Muhammadiyah Jogokaryan-Kalbe Dorong Peran UKS dalam Kampanye Hidup Sehat

Senin, 26 Nov 2018 | 22:52:27 WIB, Dilihat 260 Kali - Oleh Surya Mega

SHARE


SD Muhammadiyah Jogokaryan-Kalbe Dorong Peran UKS dalam Kampanye Hidup Sehat Feni Herawati, Sediya Hartono, Hari Nugroho dan dr Ratna Puspita, meninjau fasilitas UKS di SD Muhammadiyah Jogokaryan, Senin (26/11/2018). (Surya Mega/koranbernas.id)

Baca Juga : Peran Keluarga Sangat Menentukan


KORANBERNAS.ID—SD Muhammadiyah Jogokaryan bekerjasama dengan PT Kalbe Farma Tbk, mendorong optimalisasi peran dan fungsi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai pintu awal meningkatkan kesehatan masyarakat. Upaya ini dilakukan dengan mengadakan sharing dan edukasi tentang pola hidup sehat untuk siswa-siswi sekolah tersebut, serta pengembangan fasilitas UKS dan pengukuhan dokter cilik.

Melalui anak perusahaannya, PT Saka farma Laboratories, PT Kalbe Farma Tbk menggelar program corporate social responsibility (CSR), sebagai perwujudan visi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kita ingin bantu untuk lebih menancapkan semangat di kalangan siswa-siswi dan pendidik, agar menggalakkan pola hiodup sehat dan pola hidup bersih sejak dini,” kata Direktur Consumer Health Division PT Kalbe Farma Tbk, Feni Herawati mengatakan UKS, disela-sela acara CSR tersebut, Senin (26/11/2018).

Feni mengatakan, pihaknya melihat Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk meningkatkan kesehatan di lingkungan selama ini belum dioptimalkan. Padahal UKS memiliki peran untuk pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan juga pembinaan lingkungan.

UKS, kata Feni, memiliki peran penting salah satunya untuk pembinaan kesehatan lingkungan. Itu bisa dioptimalkan jika para siswa dan UKS dipupuk untuk terus membangun kesadaran meningkatkan kesehatan.

“Ini harus dimulai sejak dini. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak,” katanya.

Feni Herawati dan Suhartono secara simbolis meresmikan fasilitas UKS di SD Muhammadiyah Jogokaryan. (Surya Mega/koranbernas.id)

Berdasarkan data BPS Jogja, sekitar 35,98% penduduk Jogja menderita keluhan kesehatan yang diukur dari gejala panas, batuk, pilek, diare, pusing dan sebagainya. Hal itu menyebabkan 47.77% penduduk terganggu aktifitasnya akibat keluhan penyakit tersebut. “Dengan adanya tindakan preventif dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan mengonsumsi makanan bergizi dapat mencegah anak dari gangguan kesehatan,” kata Feni.

Kegiatan ini, merupakan yang pertama kali digelar. Feni berharap, program di SD Muhammadiyah Jogokariyan Yogyakarta ini, dapat menjadi pilot project pembenahan UKS untuk membantu menumbuhkan semangat anak-anak menerapkan PHBS.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Jogokariyan Sediyo Hartono menyambut baik program CSR yang dilakukan PT Saka Farma. Kegiatan ini, katanya, akan mendorong peran dan fungsi dari UKS sekolah tersebut.

Selama ini, SD Muhammadiyah Jogokaryan belum optimal karena masih terkendala dengan keterbatasan dana. Kondisi ini, membuat upaya sekolah memberdayakan UKS tidak bisa optimal dan fasilitasnya pun jauh dari mencukupi.

“Apalagi kami ada di lingkungan sekolah yang 176 siswa-siswi nya menengah ke bawah. Salah satu kendala selain peralatan, tidak ada dokter untuk memeriksa anak-anak,” katanya.

“UKS yang direnovasi ini menjadi kado bagi kami di Hari Guru. UKS penting untuk mendukung sisi kesehatan. Selama ini kami hanya melayani upaya preventif, kalau tidak tertangani langsung diantar ke Puskesmas,” katanya.

Terkait program ke depan, Feni menyebut bukan mustahil kegiatan serupa akan terus dilakukan. Namun pihaknya akan terlebih dulu mengamati dan melakukan evaluasi terhadap peran dan fungsi UKS di SD Muhammadiyah Jogokaryan.

Dari sana, program akan terus disempurnakan, agar dapat lebih maksimal mencapai target membangun kesadaran tentang pola hidup sehat dan hidup bersih di masyarakat.

Dalam acara sharing kesehatan, dr Ratna Puspita Dewi M.Sc dari RSA Akademik UGM mengajak siswa-siswi SD Muhammadiyah Jogokaryan untuk mempraktekan hal-hal kecil dalam menjaga kesehatan melalui pola hidup bersih. Di antaranya, mereka diajak memperagakan cara mencuci tangan yang benar. (SM)



Senin, 26 Nov 2018, 22:52:27 WIB Oleh : Sholihul Hadi 121 View
Peran Keluarga Sangat Menentukan
Senin, 26 Nov 2018, 22:52:27 WIB Oleh : W Asmani 74 View
Jangan Terpecah Belah Meski Beda Pilihan
Senin, 26 Nov 2018, 22:52:27 WIB Oleh : Masal Gurusinga 82 View
Ratusan Lembar KIS Tidak Dibagikan

Tuliskan Komentar