atas1

Satiran Menambal Rumahnya dengan Seng Bekas

Minggu, 03 Feb 2019 | 00:42:03 WIB, Dilihat 680 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Satiran Menambal Rumahnya dengan Seng Bekas Tim ACT DIY dan MRI Gunungkidul memberikan bantuan kepada Satiran, warga Dusun Kepek Gunungkidul. (istimewa)

Baca Juga : Muhammadiyah Tak Main-main Sikapi Teknologi


KORANBERNAS.ID -- Namanya Satiran. Pria paruh baya yang berprofesi sebagai buruh harian itu menempati hunian tak layak huni di Dusun Kepek Desa Semin Kecamatan Semin Gunungkidul.

Jumat (1/2/2019), tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama Relawan MRI Gunungkidul bergerak memberikan bantuan paket pangan serta pemeriksaan kesehatan gratis, setelah mendapat laporan dari warga sekitar atas kondisi keluarga Satiran yang memprihatinkan.

 “Dengan penghasilan yang kecil, keluarga Bapak Satiran hanya mampu menambal rumahnya dengan seng bekas dan seadanya, lantai dari tanah beralas tikar, dan kamar mandi yang seadanya. Anak tertua Pak Satiran harus merantau ke Solo untuk bekerja setamat SMP,” jelas Kharis Pradana, Koordinator Program ACT DIY saat menemui Satiran.

Selain berkunjung di kediaman sederhana tersebut, tim ACT-MRI juga berkunjung ke kediaman Tiyono yang lokasinya tidak jauh dari Satiran.

Tiyono juga tinggal di rumah tidak layak huni. Di sana tim ACT-MRI juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan bantuan paket pangan "Beri Asa Yogyakarta".

Dengan penghasilan rata-rata 500 ribu, Tiyono yang kesehariannya bekerja sebagai perajin akar wangi, harus menghidupi seluruh keluarganya.

Kondisi rumah Tiyono juga tidak kalah memprihatinkan. Dinding rumah yang sudah rapuh dan terbuat dari tempelan-tempelan seng bekas, serta atap yang kerapkali bocor ketika hujan.

Keluarga Satiran dan Tiyono merupakan sedikit dari banyak masyarakat di Wilayah Gunungkidul yang hidup di bawah garis kemiskinan.

“Kemiskinan dapat menjadi pangkal dari kelaparan, pengangguran serta kriminalitas, bahkan sampai level bunuh diri akibat tekanan kebutuhan hidup yang sulit,” tambah Kharis.

Sedikit banyak dukungan ini akan sangat berarti bagi kehidupan mereka. (sol)



Minggu, 03 Feb 2019, 00:42:03 WIB Oleh : Sari Wijaya 763 View
Muhammadiyah Tak Main-main Sikapi Teknologi
Sabtu, 02 Feb 2019, 00:42:03 WIB Oleh : Nila Jalasutra 529 View
KONI Diminta Susun Program yang Realistis
Sabtu, 02 Feb 2019, 00:42:03 WIB Oleh : Redaktur 587 View
Kodim Pekalongan Bantu Korban Banjir

Tuliskan Komentar