rsud-sleman-membangun-kamar-rawat-inap-pasien-covid19Pimpinan Cabang PT Bank BPD DIY Cabang Sleman, Efendy Sutopo Yuwono, menjelaskan penggunaan dana CSR untuk RSUD Sleman. (istimewa)


bid-jalasutra

RSUD SLeman Membangun Kamar Rawat Inap Pasien Covid-19

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman menerima bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank BPD DIY. Bantuan sejumlah Rp 250 juta itu digunakan membangun ruang rawat inap pasien Covid-19.

Pimpinan PT Bank BPD DIY Cabang Sleman, Efendy Sutopo Yuwono, menjelaskan awalnya dana CSR dialokasikan untuk ambulans. Pada Maret 2020 Covid-19 masuk Indonesia. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan RSUD Sleman.


Baca Lainnya :

“Dana CSR ini kemudian dialihkan untuk pembangunan ruang rawat inap pasien Covid-19,” jelas Efendy sehabis penyerahan surat perjanjian kerja sama bantuan dana CSR di Ruang Rapat Pandawa rumah sakit setempat, Kamis (9/7/2020).

Efendy menjelaskan dana CSR merupakan penyisihan laba perusahaan sebagai tanggung jawab sosial perusahaan. Total dana CSR untuk Sleman sebesar Rp 2 miliar meliputi sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup.


Baca Lainnya :

Direktur RSUD Sleman Joko Hastaryo menyatakan dana itu telah digunakan membuat 13 kamar pasien berkapasitas 22 bed, tiga kamar mandi petugas, ruang anteroom, ruang petugas, ruang alat, ruang obat, ruang laundry dan ruang pantry.

“Ruang pasien Covid-19 ini dulunya bangsal anak, kami renovasi sesuai standar ruang isolasi pasien Covid-19,” kata Joko.

Dia berharap bangsal isolasi dapat mendukung penanganan Covid-19 serta menjamin kesehatan masyarakat. Pasien Covid-19 harus memperoleh perawatan sesuai prosedur. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini