atas1

Ribuan Jeep Merayap di Lereng Merapi

Selasa, 15 Okt 2019 | 07:14:10 WIB, Dilihat 267 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Ribuan Jeep Merayap di Lereng Merapi Pemecahan kendi oleh Bupati Sleman dan Staf Ahli Gubernur DIY saat kenduri raya sewu jeep Merapi tahun 2019. (istimewa)

Baca Juga : Kalangan Pekerja Terancam Bahaya Narkoba


KORANBERNAS.ID -- Sebagai bentuk rasa syukur pascaerupsi Merapi 2010, Senin (14/10/2019), dilaksanakan kegiatan Kenduri Raya Sewu Jeep Merayap Merapi. Acara itu dipusatkan di lapangan Boyong Kaliurang Sleman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempersatukan dan silaturahim antar-pelaku jeep wisata di lereng Merapi.

Hadir Bupati Sleman Sri Purnomo, Staf Ahli Gubernur DIY Tri Mulyono serta jajaran Forkopimda Sleman.

Bejo Mulyo selaku ketua panitia menyampaikan kegiatan ini merupakan peringatan HUT ke-4 Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM).

“Kenduri Raya Sewu Jeep tahun ini diisi berbagai kegiatan seperti gathering diikuti seribu lebih pemilik jeep, pawai merayap Merapi bersama masyarakat umum, naik jeep gratis menuju bunker Kali Adem, kemudian acara kenduri di Kali Adem yang menjadi ikon Wisata Lava Tour,” paparnya.

Di Kali Adem dilakukan juga aksi bersih-bersih bunker, diakhiri pembagian doorprize dan hiburan. Bejo menambahkan pihaknya mengkampanyekan zero incident ke seluruh pengelola jeep wisata. Mereka diharapkan memenuhi SOP keselamatan.

Saat ini jeep wisata Merapi didampingi dan dibimbing oleh IOF untuk mengaplikasikan standar keselamatan, meliputi penggunaan helm, roll bar, klasifikasi jeep dan safety belt.

Menurut Bejo kendaraan Jeep Wisata Merapi selalu dipantau dan dibina oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dishub dan juga Polres Sleman.

Kegiatan ini dihadiri 29 komunitas jeep yang membawa lebih dari 1.000 Jeep dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta dan Palembang.

Bupati Sleman Sri Prunomo berharap kegiatan ini dapat meningkatkan profesionalitas para pengendara jeep wisata Merapi serta memenuhi standar keselamatan.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata di Sleman, yang pada tahun ini ditargetkan 10 juta wisatawan di seluruh destinasi,” ujarnya.

Staf Ahli Gubernur DIY Tri Mulyono menyatakan destinasi wisata dengan berbagai keunikannya harus dijaga bersama.

“Dengan kegiatan ini kebersihan dan keindahan Merapi dapat dijaga, jangan sampai wisata jeep ini malah mengotori lingkungan Merapi, membuang sampah sembarangan,” kata dia.

Semakin banyak wisatawan berkunjung ke Merapi diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (sol)



Selasa, 15 Okt 2019, 07:14:10 WIB Oleh : Redaktur 214 View
Kalangan Pekerja Terancam Bahaya Narkoba
Senin, 14 Okt 2019, 07:14:10 WIB Oleh : Arie Giyarto 274 View
Seharusnya Bayar Rp 850 Ribu, Tapi Ini Gratis
Senin, 14 Okt 2019, 07:14:10 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 200 View
Tulang Kambing Alternatif Pengganti Tulang Rusak

Tuliskan Komentar