atas1

Resep Sate Ini Memenangkan Kompetisi Berhadiah Rp 50 Juta
Membawa Panggangan Sendiri dari Jogja ke Jakarta

Selasa, 26 Nov 2019 | 12:36:47 WIB, Dilihat 632 Kali
Penulis : Muhammad Zukhronnee Ms
Redaktur

SHARE


Resep Sate Ini Memenangkan Kompetisi Berhadiah Rp 50 Juta Fabian Budi Seputro (paling kanan) bersama istri, diantara para pemenang Ngulik Rasa dari berbagai katagori saat penerimaan hadiah, Selasa (19/11/2019). (istimewa)

Baca Juga : Perlu Solusi Tata Kelola Perdagangan Tembakau


KORANBERNAS.ID – Sebanyak 2.900 pebisnis kuliner berlomba dalam sebuah kompetisi kuliner bertajuk Ngulik Rasa. Sebuah ajang unjuk gigi bagi ahli kuliner nusantara dalam memberikan sentuhan fusion pada tiga katagori makanan tradisional Indonesia yaitu sate, soto dan nasi goreng.

Kompetisi Ngulik Rasa ini cukup unik. Joy Tarigan selaku Managing Director Unilever Food Solutions mengatakan, kompetisi ini sebagai wadah para chef dari seluruh Indonesia untuk berkreasi menciptakan fusion food yang dapat memberikan warna baru dalam industri kuliner Indonesia.

"Menurut data UFS di Asia Tenggara, fusion food menjadi salah satu tren dalam dunia kuliner. Didorong tren ini, para pebisnis kuliner dituntut untuk terus berinovasi dalam mebuat kreasi makanan yang dapat memikat milenial, yang mendominasi populasi saat ini," terangnya dalam rilis kepada koranbernas.id.

Salah seorang juri, Chef Yuda Bustara, mengungkapkan pasar milenial memang cukup menantang untuk ditembus lantaran mereka selalu ingin mencoba sesuatu yang baru.

“Kompetisi Ngulik Rasa memberikan kesempatan bagi chef dan pebisnis kuliner untuk mengasah kreativitas mereka dan memunculkan ide masakan unik dan baru bagi dunia kuliner tanpa meninggalkan rasa khas Indonesia," katanya.

Kompetisi yang dimulai sejak sesi pendaftaran pada 1 September hingga 31 Oktober 2019 itu menghadirkan juri antara lain Gemita Pasaribu (Country Marketing Manager Unilever Food Solutions Indonesia), Gungun Chandra Handayana (Executive Chef Unilever Food Solutions Indonesia), Chef Bambang Nurianto (Ketua Perkumpulan Chef Profesional Indonesia) dan Chef Yuda Bustara.

Para juri memilih 15 finalis (5 finalis tiap katagori) dari ribuan peserta dari seluruh Indonesia, kemudian para finalis ini diundang ke Jakarta untuk melakukan final cook-off.  Para peserta yang memasuki babak final kemudian diadu hasil kreasi masing-masing di depan juri. Penilaiannya mencakup kriteria rasa, presentasi hasil kreasi, prospek bisnis dan makna di balik hasil kreasi tersebut.

Di babak final, terpilih 1 pemenang untuk tiap katagori. Eka dari Karunia Bumbu Pawon memenangkan katagori soto dengan kreasi Soto Seafood Lamongan Koya Telur Asin, Gozali dari Gozali Catering memenangkan katagori nasi goreng dengan kreasi Nasi Goreng Borneo. Dan Fabian Budi Seputro dari Sate Ratu, asal Sleman, Yogyakarta, memenangkan katagori sate dengan kreasi Sate Kanak.

Fabian Budi Seputro, pemilik brand Sate Ratu, bercerita, Sate Kanak adalah sate ayam yang dibalut dengan bumbu merah khas Sate Ratu. Bagi yang familiar dengan Sate Ayam Merah dari Sate Ratu, Sate Kanak ini adalah versi tidak pedas dari Sate Ayam Merah.

Budi selaku owner Sate Ratu mengungkapkan, selalu ingin membuat versi sate yang tidak pedas dari Sate Ayam Merah, sehingga bagi orang yang tidak bisa makan pedas tetap bisa menikmatinya. Namun, selalu terkendala dalam masalah bumbu.

"Tidak bisa sekadar mengurangi jumlah cabai, karena hal tersebut justru akan mengubah rasa. Demi mengikuti kompetisi Ngulik Rasa ini, saya mencoba berbagai racikan baru dari bumbu yang dimiliki Unilever untuk membuat hasil kreasi Sate Kanak," paparnya saat dihubungi Senin (25/11/2019).

Tak lepas dari rasa khas masakan Jawa, lanjut Budi, Sate Kanak dibuat dari bahan gula Jawa yang kerap digunakan masakan tradisional di Jawa terutama Yogyakarta. Dengan tambahan kecap manis dari Bango dan aroma jeruk limau, Sate Kanak memiliki bumbu dan rasa yang berbeda dari sate pada umumnya.

"Hal ini sesuai tema dari kompetisi Ngulik Rasa, menciptakan hasil kreasi fusion food yang baru tapi tidak melupakan rasa tradisional  masakan Indonesia," ujarnya.

Cukup dramatis, hampir di akhir masa pendaftaran, Budi baru menemukan resep yang pas untuk hasil kreasi Sate Kanak-nya. Bermodalkan resep, foto produk, deskripsi produk dan cerita dibaliknya, Sate Kanak lolos ke babak final.

"Namun perjuangan belum usai. Demi mendapatkan rasa yang sama ketika mengulik rasa Sate Kanak, saya bersama istri harus membawa panggangan sendiri dari Jogja menuju Jakarta. Dengan bumbu yang sudah diracik, potongan ayam dari paha ayam yang berkualitas dan tingkat kematangan yang pas, Sate Kanak akhirnya dapat memikat hati para juri," ujarnya.

Setelah melewati proses penjurian yang cukup ketat, Sate Kanak dari Sate Ratu meraih Juara Nasional Unilever Food Solutions untuk katagori sate, mengalahkan pesaingnya dari daerah Bogor, Surabaya, Solo dan NTB. Sate Ratu mendapat hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 50.000.000, dan  berhak mengikuti workshop digital marketing dari Foodizz.id. (eru)



Selasa, 26 Nov 2019, 12:36:47 WIB Oleh : Endri Yarsana 509 View
Perlu Solusi Tata Kelola Perdagangan Tembakau
Selasa, 26 Nov 2019, 12:36:47 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 470 View
Milenial, Cerdaslah dalam Menggunakan Teknologi
Senin, 25 Nov 2019, 12:36:47 WIB Oleh : W Asmani 452 View
Komisi X Akan Kaji Isu Penghilangan Mapel Bahasa Inggris

Tuliskan Komentar