atas1

Ratusan Anggota Pramuka Jalan Kaki 53 Kilometer

Jumat, 28 Des 2018 | 21:24:21 WIB, Dilihat 791 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Ratusan Anggota Pramuka Jalan Kaki 53 Kilometer Peserta Pramuka Penegak se-Kwartir Cabang Sleman mengikuti pembukaan kegiatan Barata XXXIII di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (28/12/2018). (istimewa)

Baca Juga : Berkat Camilan Sehat Peroleh Hadiah Rp 1 Miliar


KORANBERNAS.ID – Sejumlah 667 peserta Pramuka Penegak  se-Kwartir Cabang Sleman mengikuti pembukaan kegiatan Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XXXIII di Lapangan Pemda Sleman, Jumat (28/12/2018). Acara ini diawali upacara dan dibuka langsung Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman, Agung Armawanta, menjelaskan Barata merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir tahun.

Berlangsung selama lima hari, tahun 2018 ini Barata dilaksanakan 28 Desember hingga 1 Januari 2019, diikuti ratusan Pramuka Penegak tingkat SMA/SMK.

“Kegiatan Barata tahun ini menjelajahi Selokan Mataram. Para peserta menempuh perjalanan dari Lapangan Pemda Sleman menuju Lapangan Margokaton Seyegan, Lapangan Banjarharjo Kalibawang, Lapangan Margoagung Seyegan hinggafinish di Stadion Tridadi Sleman dengan total perjalanan sejauh 53 km,” jelas Agung.

Barata diisi berbagai kegiatan di antaranya giat umum, giat bakti, giat wawasan, serta giat bakti pangkalan dan giat prestasi sangga. Kegiatan tersebut memperebutkan trofi juara umum dan Tunggul Kehormatan Barata.

“Pada puncak kegiatan dilaksanakan pentas kesenian menyambut tahun baru 2019, sekaligus menutup kegiatan Barata ke-33,” tambah Agung.

Bupati Sleman Sri Purnomo selaku pembina upacara pembukaan Barata ke-33 menyampaikan, gerakan Pramuka dituntut sebagai media pendidik kaum muda Indonesia agar berbakat dan berkepribadian luhur serta memiliki jiwa bela negara yang andal.

Barata diharapkan dapat mengobarkan semangat bela negara, seperti yang baru saja diperingati pada 19 Desember 2018.

“Saya menyambut positif kegiatan Barata ini bagi penengak Pramuka Kwartir Sleman. Selain mengajarkan jiwa patriotisme dan kreativitas, melalui kegiatan ini Adik-adik penegak dapat memperkaya pengetahuan mengenai beragam budaya dan desa wisata di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Era globalisasi berpotensi menumbuhkan gejala melemahnya rasa kebangsaan. Melalui kegiatan yang beruansa cinta tanah air, gerakan Pramuka mengemban peranan penting untuk mempertebal semangat nasionalisme di tengah-tengah hiruk pikuk globalisasi.

Pembukaan Barata ke-33 ditutup dengan olahraga tradisional Sleman Pacuanku D’xpang. Olahraga ini merupakan karya inovasi Dispora Kabupaten Sleman berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.

Olahraga berbasis tradisional ini sudah di-launching oleh Bupati Sleman pada Mei 2018 di Studio Gamplong Sumberrahayu  Moyudan Sleman. (sol)



Jumat, 28 Des 2018, 21:24:21 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 911 View
Berkat Camilan Sehat Peroleh Hadiah Rp 1 Miliar
Jumat, 28 Des 2018, 21:24:21 WIB Oleh : Arie Giyarto 861 View
Menikmati Eksotisme Puncak Becici
Jumat, 28 Des 2018, 21:24:21 WIB Oleh : Sholihul Hadi 895 View
Daya Tarik Dieng Tak Pernah Pudar

Tuliskan Komentar