atas1

Ponpes Al Hikmah Terapkan Tehnologi Bioflok

Sabtu, 20 Apr 2019 | 20:55:51 WIB, Dilihat 402 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Ponpes Al Hikmah Terapkan Tehnologi Bioflok Budidaya lele dengan tehnologi bioflok di Pondok Pesantren, Al Hikmah, Desa Arjomulyo, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. (istimewa)

Baca Juga : Byar Sumunar, Cara Kenalkan Budaya ke Generasi Muda


KORANBERNAS.ID--Pondok Pesantren Al Hikmah di Desa Arjomulyo, Kecamatan Adimulyo, pelaksana program “Bioflok Masuk Pesantren” dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dimulai Desember 2018. Dalam program ini, ponpes mendapat paket bantuan 12 bak kolam berdiameter 3 meter, benih lele, pakan dan obat ikan, probiotik dan sarana operasional.

“Kami sudah panen perdana. Dari 3 kolam kami dapat 2 kwintal,” kata penanggung jawab atau Pengasuh Ponpes Al Hikmah, Jakra Hadepa Riyadi.

Bioflok, adalah suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan dengan mengandalkan suplai oksigen dan pemanfaatan mikro organisme.

Tehnologi ini secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan. Teknologi ini bisa menggenjot produktivitas sampai tiga kali lipat dibanding sistem konvensional. Dari sisi pakan, teknologi bioflok juga lebih efisien dilihat dari nilai feed convertion ratio (CFR).

Dengan sistem konvensional nilai CFR 1,5 yakni untuk menghasilkan 1 kg daging ikan memerlukan 1,5 kg pakan. Sementara dengan teknologi bioflok nilai CFR bisa ditekan menjadi 0,8 kg -1,0 kg pakan.

Jakra Hadepa Riyadi menjelaskan, setelah mempraktekkan teknologi bioflok, selain dua kelebihan tersebut, masih ada beberapa keuntungan lain yang didapat.

Tingkat kematian ikan rendah, tahan cuaca yang berubah-ubah, hemat tenaga, tidak perlu ganti air sampai panen dan air tidak bau.

Konsep ternak lele sistem bioflok juga sesuai dengan kearifan lokal, yakni memanfaatkan alam untuk efisiensi pakan dan mengurangi angka kematian ikan yang disebabkan oleh suhu udara yang ekstrem dan bakteri.

“Yang harus diperhatikan adalah kualitas air. Air yang bersih akan mendorong ikan cepat besar,”kata Jakra.

Dalam pelaksanaan program “Bioflok Masuk Pesantren” di Ponpes Al Hikmah, Jakra mendapat supervisi dari Budi Santoso, penyuluh lapangan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen.

Tingkat keberhasilan di panen perdana yang dilakukan, menurut penilaian Jakra mencapai 70%. Hal ini turut mendorongnya untuk mengembangkan nutrisi ikan yang diolahnya sendiri.

Jangka panjang akan dikembangkan nutrisi yang diformulasikan sendiri. Nutrisi dalam pakan hanya untuk keperluan kolam di Ponpes Al Hikmah dulu. Nutrisi yang sedang dikembangkan, untuk mempertahankan kualitas air. Bahan -bahan yang digunakan adalah nutrisi berbahan buah-buahan, protein dari limbah ikan laut dan rumen.

“Untuk meningkatkan kualitas pakan, makanan lele difermentasi dengan bahan-bahan tersebut. Selanjutnya bahan-bahan itu diaplikasikan ke air setiap pekan,” kata Jakra.

Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok semakin menambah ragam kegiatan di Ponpes Al Hikmah.

Sebelumnya sudah ada kegiatan dari lembaga sosial berupa Panti Asuhan Yatim, Dhuafa dan Terlantar (PAYDT) Al Hikmah dan lembaga pendidikan formal maupun non formal. Lembaga pendidikan formalnya berupa TK, SD Islam dan Madrasah Tsanawiyah.

Lembaga pendidikan non formalnya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Hikmah, menyelenggarakan program kesetaraan Kelompok Belajar Paket B dan Paket C. (SM)



Sabtu, 20 Apr 2019, 20:55:51 WIB Oleh : Nila Jalasutra 298 View
Byar Sumunar, Cara Kenalkan Budaya ke Generasi Muda
Sabtu, 20 Apr 2019, 20:55:51 WIB Oleh : Nila Jalasutra 488 View
Khitanan, Anak-anak Lebih Sehat
Sabtu, 20 Apr 2019, 20:55:51 WIB Oleh : Nila Jalasutra 297 View
Menteri Basuki Jadi Atlet Sleman

Tuliskan Komentar