atas1

Plagiarisme Haram Bagi Mahasiswa

Selasa, 01 Okt 2019 | 23:18:13 WIB, Dilihat 172 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Plagiarisme Haram Bagi Mahasiswa Narasumber menyampaikan paparannya dalam Sosialisasi Anti Plagiarisme bagi mahasiswa Polbangtan YoMa, 28 September 2019.(istimewa)

Baca Juga : Pemilik Rental Ini Kaget dengan Kedatangan Tim Daihatsu


KORANBERNAS.ID --Unit Perpustakaan Jurusan Penyuluhan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) menyelenggarakan Sosialisasi Anti Plagiarisme bagi mahasiswa, 28 September 2019. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kampus Polbagtan Yoma dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Indonesia, yaitu Ir. Anom Mirmani, S.S., MIM-Arc/Rec. dan Dr. Fuad Ghani, S.S., M.A.

Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa khususnya semester VII yang akan segera menyusun Tugas Akhir. Mereka memperoleh informasi antara lain tentang struktur penulisan karya ilmiah, maupun bagaimana memanfaatkan sumberdaya perpustakaan untuk riset.

Anom menyampaikan, sumber perpustakaan yang dapat digunakan antara lain monograf, jurnal, bahan rujukan, audiovisual, dan internet. Untuk menuliskan referensi dalam tinjauan pustaka dikenal beberapa tipe seperti APA, MLA, ataupun Chicago.

"Tiap-tiap perguruan tinggi  biasanya memiliki preferensi tersendiri dalam memilih tipe mana yang menjadi rujukan," ujarnya.

Anom menyebutkan, terdapat beberapa jurnal yang tidak berbayar. Namun dengan akses terbatas semisal terbatas hanya untuk 50 pengakses, selebihnya akan dikenakan biaya.

Sementara Fuad Ghani menyampaikan tiga tipe kepemilikan intelektual yaitu merek, paten, dan hak cipta, tentang perbedaan antara “copyright” dan “registered”. Ditekankan pula bahwa dalam penulisan ilmiah, ketika mengutip suatu artikel jangan lupa menuliskan sumbernya.

"Saat ini telah tersedia alat pendeteksi untuk suatu penulisan sehingga dapat diketahui darimana tulisan tersebut ditulis oleh siapa, dikutip dari mana," ungkapnya.

Dr. Fuad menambahkan contoh e-journal penelitian ilmiah antara lain science direct. Pada dasarnya berlangganan e-journal memang memerlukan biaya sangat tinggi.

"Diharapkan mahasiswa dapat memahami apa saja yang dikategorikan sebagai plagiasi, apa yang tidak dianggap sebagai plagiasi dan pemperoleh tips-tips tentang penulisan ilmiah yang baik," imbuhnya.(*/yve)



Selasa, 01 Okt 2019, 23:18:13 WIB Oleh : warjono 521 View
Pemilik Rental Ini Kaget dengan Kedatangan Tim Daihatsu
Selasa, 01 Okt 2019, 23:18:13 WIB Oleh : Nila Jalasutra 178 View
SD Muhammadiyah Condongcatur Nominator LSS Tingkat Nasional
Selasa, 01 Okt 2019, 23:18:13 WIB Oleh : Nila Jalasutra 156 View
Pemilukada Sleman 23 September 2020

Tuliskan Komentar