atas1

PKL Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Pertanian

Selasa, 18 Jun 2019 | 23:56:33 WIB, Dilihat 252 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


PKL Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Pertanian Pemaparan narasumber dalam Serah terima mahasiswa PKL II Polbangtan Yo-Ma di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (18/6/2019). (istimewa)

Baca Juga : Penjualan Carry Pick Up di Jogja Membuat Jurnalis Ibukota Kaget


KORANBERNAS.ID -- Sebanyak 139 mahasiswa semester 6 Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yo-Ma), Jurusan Pertanian secara serentak diterjunkan ke lapangan untuk mengikuti Praktek Kerja Lapangan II (PKL II) di Kabupaten Klaten, Karanganyar dan Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (18/6/2019).

Dari jumlah itu, sebanyak 30 mahasiswa program studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan yang akan disebar di 7 Kecamatan di Sukoharjo. Serah terima mahasiswa PKL II dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan, Kabupaten Sukoharjo. Penyerahan mahasiswa dilakukan oleh perwakilan dari Polbangtan Yo-Ma, Dr. Rr. Siti Astuti, SP., M.Sc dan diterima secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, Ir Endang Tien Maryuni.

Siti menyampaikan PKL II kali ini bertujuan untuk pencapaian kompetensi pelaksanaan penyuluhan dan evaluasi penyuluhan pertanian. PKL II dilaksanakan selama sebulan hinga 17 Juli 2019 mendatang.

"Diharapkan mahasiswa mampu melaksanakan PKL dengan sebaik-baiknya dan mampu bersinergi dengan baik bersama para penyuluh dan aparat lainnya selama praktek di lapangan," paparnya.

Sementara itu, Endang mengungkapkan, mahasiswa PKL yang merupakan calon penyuluh pertanian diharapkan bisa berbaur dengan masyarakat sekitar. Mereka juga harus mampu menjadi agen pembaharuan untuk mengajak petani agar mau menjadi petani yang cerdas.

"Outcome PKL sedapat mungkin dirasakan oleh pelaku usaha dan pelaku utama," paparnya.

Selama kerja lapangan, mahasiswa diminta membantu dinas untuk mengkaji dan mendiskusikan kendala-kendala yang dihadapi petani di tingkat lapangan.

Beberapa kondisi yang perlu menjadi perhatian di Kabupaten Sukoharjo saat ini adanya kekeringan di sejumlah kecamatan terutama di Kecamatan Weru, Nguter dan Bulu.

Waduk Gadjah Mungkur sebagai sumber utama pengairan sedang dalam  pemeliharaan sehingga jumlah air tidak mampu mencukupi pertanian di Sukoharjo. Selain itu, tenaga kerja pertanian juga mengalami penurunan.  

"Perlu upaya untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pertanian agar pertanian kembali menjadi idola bahkan pekerjaan elit di negara agraris ini," ungkapnya.(*/yve)



Selasa, 18 Jun 2019, 23:56:33 WIB Oleh : Surya Mega 543 View
Penjualan Carry Pick Up di Jogja Membuat Jurnalis Ibukota Kaget
Selasa, 18 Jun 2019, 23:56:33 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 2649 View
Malioboro Lengang, Sultan Punguti Sampah
Selasa, 18 Jun 2019, 23:56:33 WIB Oleh : Surya Mega 218 View
DSC X Harapkan Pemenang Sektor Digital dari Jogja

Tuliskan Komentar