atas1

Pilkades di Dua Desa Lampaui Tenggat Waktu Pemungutan Suara

Selasa, 25 Jun 2019 | 19:44:13 WIB, Dilihat 329 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Pilkades di Dua Desa Lampaui Tenggat Waktu Pemungutan Suara Puluhan pemilih di Desa Pejagatan, menunggu dipanggil menggunakan hak pilihnya meskipun waktu pemungutan suara sudah berakhir. (Nanang WH/koranbernas.id)

Baca Juga : Tinggal Seorang Diri, Rumah Nenek Ini Roboh Termakan Usia


KORANBERNAS.ID--Pemilihan Kepala Desa serentak di 346 desa di Kabupaten Kebumen, Selasa (25/6/2029) berjalan lancar, tertib dan kondusif. Setidaknya ada 2 desa di Kecamatan Kutowinangun, pelaksanaan pemungutan suaranya melampaui batas waktu jam 13.00 WIB. Koranbernas.id yang mengikuti pemantauan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kebumen, menunjukkan antusiasme pemilih cukup tinggi menggunakan hak pilihnya. Animo masyarakat ini setidaknya terlihat dari antrean pemilih di tempat pemungutan suara. “Saya menghargai masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya, sehingga pilkades serentak berjalan sukses,“ kata Yazid Mahfudz. Sebelumnya, Yazid mengimbau kepada aparatur sipil negara menggunakan hak pilihnya, meskipun bukan hari libur. Penggunaan hak pilih, setelah absensi di kantor. Setelah menggunakan hak pilihnya, mereka harus kembali bekerja. Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede kepada mengatakan, hingga berakhirnya pemungutan suara tidak ada laporan gangguan kamtibmas yang mengganggu pelaksanaan pemungutan suara. “Berjalan kondusif,“ kata Robertho Pardede di Desa Triwarno. Pemungutan suara di Desa Pejagatan dan Desa Triwarno, Kecamatan Kutowinangun, nampak bermasalah. Hingga berakhirnya waktu pemungutan suara, puluhan pemilih masih antre menunggu panggilan untuk menggunakan hak pilihnya. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kebumen Frans Haedar mengakui ada kekeliruan panitia, dalam hal menyediakan pintu masuk. Semestinya jumlah pintu masuk sesuai dengan jumlah pedukuhan atau rukun warga untuk pengelompokan asal pemilih. Tapi di dua desa itu, panitia hanya menyediakan satu pintu, memanggil satu per satu pemilih, sehingga terjadi antrean. “Seperti di Desa Ungaran, Kutowinangun, jam 12.30 tidak ada antrean,“ kata Frans Haedar, Di Ungaran, menurut Ketua Panitia Pilkades Ungaran Sutikno, jumlah pemilih 2000 orang lebih. Hingga jam 12.38 WIB pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih 1570 orang. Pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya umumnya berada di perantauan “Masih menunggu yang belum ke TPS. Sampai jam 13.00 WIB,“ kata Sutikno. (SM)

Selasa, 25 Jun 2019, 19:44:13 WIB Oleh : Redaktur 178 View
Tinggal Seorang Diri, Rumah Nenek Ini Roboh Termakan Usia
Selasa, 25 Jun 2019, 19:44:13 WIB Oleh : Endri Yarsana 148 View
Ada Sekolah Iklim, Disini Tempatnya
Selasa, 25 Jun 2019, 19:44:13 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 360 View
Satu Tahun Polbangtan Yo-Ma, Energi Baru Revolusi

Tuliskan Komentar