pertandingan-sepak-bola-diwarnai-kepanikanPertandingan antara Fortuna FC Seloharjo Pundong dan Persela Muda Selopamioro Imogiri dalam Divisi Satu  Kompetisi Askab PSSI Bantul dengan skor akhir 4-3 untuk kemenangan Persela Muda, Minggu (28/10/2018) di Lapangan Dwi Windu. (sari wijaya/koranbernas.id)


sri-wijaya

Pertandingan Sepak Bola Diwarnai Kepanikan

Pemaian Cedera, Tak Ada Petugas Medis dan Ambulans
SHARE

KORANBERNAS.ID -- Pertandingan antara Fortuna FC Desa Seloharjo,Pundong dengan Persela Muda Desa Selopamioro  Imogiri di Lapangan Dwi Windu dalam lanjutan Divisi Satu Kompetisi Askab PSSI Bantul, diwarnai kepanikan, Minggu (28/10/2018) sore.

Ini terjadi setelah pemain dari Fortuna FC, Rofik mengalami kesakitan usai melakukan tendangan salto dan terjatuh hingga blank. Namun sampai lama tidak ada tim medis  yang mendekat untuk melakukan pertolongan kendati wasit telah meniup peluit.


Baca Lainnya :

Ofisial dari Fortuna FC  sempat berteriak-teriak panik mencari tim medis maupun ambulans, namun tidak ada di lokasi pertandingan. Akhirnya sebisanya pemain lain dan ofisial memberikan pertolongan dan membawa Rofik ke tepi lapangan.

Sempat mobil patroli polisi dari Polsek Bantul masuk ke lapangan untuk evakuasi. Namun akhirnya Rofik dibawa dengan mobil dari ofisial Fortuna FC ke RS PKU Bantul.


Baca Lainnya :

Hingga berita ini diturunkan, pemain tersebut masih dirawat dan dilakukan city scan untuk mengetahui kondisinya.

Pemain Fortuna FC, Rofik, dirawat di RS PKU Bantul karena cedera, Mingggu (28/10/2018) petang. (istimewa)

Divisi Komisi Disiplin dan Humas Askab PSSI Bantul, Bambang Nugroho SH, mengatakan dalam  regulasi kompetisi, menjadi tanggung jawab Panpel saat terjadi sesuatu di lapangan.

Namun jika sudah masuk RS menjadi tanggung jawab pihak ofisial atau tim masing-masing bukan dari panpel lagi. “Regulasinya  memang seperti itu,” kata Bambang.

Hal itu tercatum dalam pasal 24 tentang kewajiban peserta.

Kompetisi Akbab PSSI Kabupaten Bantul 2018 sendiri diikuti  78 tim yang terbagi dalam empat divisi yakni Divisi Super, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua.

Kompetisi ini menurut Wakil Ketua Askab PSSI Bantul, Susilo Marwoto, ke depan  akan mulai dikerucutkan guna mencari format ideal pada masing-masing divisi.

Seluruh kompetisi menggunakan sistem yang sama  yakni  dibagi menjadi dua pool. Pada babak penyisihan, akan diambil delapan tim terbaik ke babak 8 besar, semifinal, hingga partai final yang seluruhnya akan digelar di Stadion Sultan Agung Bantul.

Adapun aturan yang berlaku dalam kompetisi semua tim pada empat divisi wajib memainkan pemain U-21. Untuk  pemain di luar domisili Bantul maksimal hanya tiga pemain. (sol)


TAGS: olahraga bantul 

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini