atas

Persiapan Jelang MJM 2019, 50 Pelari Tempuh 5K di Kota Jogja

Minggu, 21 Apr 2019 | 11:19:25 WIB, Dilihat 314 Kali - Oleh Surya Mega

SHARE


Persiapan Jelang MJM 2019, 50 Pelari Tempuh 5K di Kota Jogja Peserta lari Road to Mandiri Jogja marathon melakukan peregangan. (istimewa)

Baca Juga : Di Pasar Ini Pedagang Tidak Bisa Tentukan Harga Semaunya


KORANBERNAS.ID—Sebanyak 50-an pelari dari 7 komunitas meramaikan event Road to Mandiri Jogja Marathon 2019, Minggu (21/4/2019). Mereka berlari menempuh jarak 5 kilometer, melintas sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta.

Ikut berlari, Vice President PT Bank Mandiri Persero Tbk Area Yogyakarta, Linda Permatasari dan Ibnu Pramono selaku Koordinator Penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2019, sekaligus Business Support Manager PT Bank Mandiri Persero Tbk Area Yogyakarta.

Linda mengatakan, Road to Mandiri Jogja Marathon 2019 merupakan ajang pemanasan sekaligus sosialisasi untuk MJM 2019, yang akan berlangsung 28 April di seputar kawasan wisata Candi Prambanan.

Rute yang dipilih, adalah track di pusat kota, dengan start di Kantor Bank Mandiri Area Yogyakarta, melintasi Jalan Margo Utomo, Jalan Margo Mulyo, Jalan Senopati kemudian Jalan Mataram, Kotabaru dan kembali ke kantor Bank Mandiri Area Yogyakarta.

“Kami pilih di kota sekaligus untuk mengkampanyekan dan lebih mengenalkan kegiatan MJM 2019 kepada masyarakat luas,” kata Linda.

Kegiatan ini melibatkan 50-an pelari dari 7 komunitas. Yakni Mandiri Runners, Playon Jogja, Freeletics Yogyakarta, Riot Yogyakarta, Ubur-ubur, Fakerunners Yogyakarta dan Playon Alkid.

Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat luas akan lebih mengenal event Mandiri Jogja Marathon dan ikut mendukung suksesnya acara yang sudah digelar untuk ketiga kalinya.

Ibnu Pramono menambahkan, MJM 2019 adalah kegiatan sport tourism berupa lari marathon menempuh jarak 40 K, 21 K, 10 K dan 5 K. Bank Mandri selaku penyelenggara menyediakan hadiah total senilai hampir Rp 1 miliar.

Untuk kegiatan yang ketiga kalinya ini, pihak penyelenggara membatasi jumlah peserta sebanyak 7.500 runner. Pembatasan dilakukan, karena dua event sebelumnya jumlah peserta selalu melebihi target dan menyebabkan peserta kurang nyaman.

“Seluruh peserta dari dalam dan manca negara akan berlari melintasi jalan-jalan pedesaan di 7 desa. Untuk tahun ini, kami juga melibatkan peran serta masyarakat di seluruh desa yang kita lewati, dengan menggelar program padat karya dan CSR. Kegiatan ini kita lombakan, dengan harapan masyarakat ikut senang dan menjadi bagian dari kegiatan ini. Hadiahnya berupa 2 ekor sapi metal dan 4 kambing PE,” jelas Ibnu.

Seorang pelari dari komunitas Playon Alkid mengaku senang dengan makin maraknya kegiatan lomba lari marathon di Indonesia. Event seperti ini akan memotivasi para runner lebih giat berlatih dan menjadikan lari sebagai olahraga yang makin digemari. (SM)



Kamis, 18 Apr 2019, 11:19:25 WIB Oleh : Nila Jalasutra 281 View
Di Pasar Ini Pedagang Tidak Bisa Tentukan Harga Semaunya
Kamis, 11 Apr 2019, 11:19:25 WIB Oleh : Nila Jalasutra 242 View
Serunya Adu Otot di Lapangan Denggung
Rabu, 10 Apr 2019, 11:19:25 WIB Oleh : Sari Wijaya 259 View
Pantai Parangtritis Aman untuk Surfing

Tuliskan Komentar