atas1

Perluas Pencarian Pemuda Teknoprener, Kemenpora Sasar Jogja

Kamis, 01 Agu 2019 | 18:59:19 WIB, Dilihat 148 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Perluas Pencarian Pemuda Teknoprener, Kemenpora Sasar Jogja Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, membuka Teknoprener yang diikuti inovator muda Yogyakarta di Inna Malioboro, Kamis (1/8/2019). (Muhammad Zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Akademisi Bantu Percepatan Penanggulangan Kemiskinan


KORANBERNAS.ID -- Setelah sukses dengan Teknoprener Muda Pemula 2018, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, kembali menggelar Teknoprener Muda Pemula 2019. 

Jika tahun lalu dilaksanakan di empat kabupaten/kota yaitu Batam, Klaten, Malang dan, Manado. Kini lokasi pencarian para pemuda yang bergerak di bidang entrepreneur berbasis teknologi ini, diperluas menjadi 6 (enam) kabupaten/kota/provinsi yakni, Tegal, Banjarmasin, Jambi, Kediri, D.I. Yogyakarta, dan Denpasar. 

Hal ini tentu saja untuk meningkatkan output kegiatan, dari yang sebelumnya mendapatkan 20 pemuda teknoprener dari empat lokasi, kini ditingkatkan menjadi 48 pemuda teknoprener di 6 lokasi. Ajang prakualifikasi yang diikuti peserta dengan total sebanyak 180 pemuda ini dimulai di kabupaten Tegal pada 4 Juli 2019, lalu dilanjutkan di kota Jambi pada 18 Juli 2019, Kediri pada 25 Juli 2019, D.I. Yogyakarta pada 1 Agustus 2019, dan Denpasar pada 8 Agustus 2019.

Selain itu, di tahun ini Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda bersama dengan Asisten Deputi Peningkatan Kewirausahaan Pemuda, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, bekerjasama dalam pemberian apresiasi berupa penghargaan dan bantuan modal kepada 8 (delapan) peserta terpilih dari 30 teknoprener muda di masing-masing lokasi. 

Asisten Deputi Peningkatan Kewirausahaan Pemuda akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp15,000,000/orang kepada tiga peserta terbaik, sedangkan lima peserta terpilih lainnya akan mendapatkan penghargaan/hadiah uang tunai sebesar Rp10,000,000/orang dari Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda. 

Pemberian dana bantuan modal usaha dan penghargaan/hadiah, menurut Asisten Deputi Peningkatan IPTEK dan IMTAQ Pemuda, Hamka Hendra Noer, dimaksudkan untuk mendorong pemuda mengembangkan  usahanya, sehingga dapat mandiri dan berdaya saing, serta diharapakan mampum menciptakan lapangan pekerjaan bagi para pemuda dan menggerakan potensi daerahnya masing-masing. 

Selanjutnya, Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan, juga menuturkan berkolaborasi dalam kegiatan ini dengan memberikan dana bantuan modal usaha kepada tiga peserta terbaik untuk digunakan dalam pengembangan usaha UMKM pemuda.” 

Sementara itu Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Prof. Dr. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM, menambahkan bahwa pihaknya punya tugas agar anak-anak muda Indonesia berkembang, berinovasi dan bermain dengan gaya mereka. Selain itu Kemenpora bertugas agar mereka melakukan kegiatan yang produktif dan inovatif untuk Indonesia.

"Memang capaian kita masih kuantitatif, mereka akan diuji dan berhadapan dengan pasar bebas, mana yang terunggul, mungkin termurah dan terbaik akan jadi pemenang," imbuhnya disela-sela pembukaan Teknopreneur di Inna Malioboro, Kamis (1/8/2019).

Produk anak muda ini Lanjut Faisal, juga akan masuk ke seleksi alam, karena itu kita memberikan pengetahuan agar mereka tahan banting dan tetap pada jalur agar tidak tergerus oleh model dan inovasi-inovasi baru.

"Para pemuda ini, selain berani menciptakan sesuatu tetapi juga harus memikirkan tentang bagaimana kelanjutan produknya. apakah cukup dengan satu temuan saja? jadi mereka harus punya kesimpulan dan evaluasi terhadap produk mereka," lanjutnya.

Untuk perekrutan peserta kegiatan ini, Kemenpora bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olaharaga serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang berada di masing-masing lokasi. Kerjasama ini bertujuan untuk mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah untuk saling memperkuat dalam penumbuhan dan pemberdayaan pemuda di bidang teknoprener.

Adapun bidang usaha yang diprioritaskan dalam kegiatan ini adalah usaha di bidang periklanan, arsitektur, pasar seni dan 

barang antik, kerajinan, desain, fashion (mode) film, video, dan fotografi. Ada juga permainan interaktif, musik, seni pertunjukan, penerbitan dan percetakan serta teknologi informasi.

Faisal melanjutkan, kegiatan ini sejalan dengan program pelayanan kepemudaan yang mempunyai arah untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian. 

“Melalui kegiatan ini, pemuda diharapkan dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam membangun kapasitas IPTEK dalam bisnisnya di tengah-tengah komunitas pemuda di lingkungannya.” pungkasnya.

Pada tahap akhir kegiatan, sebelum dana bantuan diberikan, delapan peserta terpilih tersebut akan mengikuti sesi mentoring (pendampingan) dan mendapatkan kunjungan lapangan ke lokasi usahanya. Setelah itu, pendampingan lanjutan akan diberikan oleh SKPD mitra kegiatan Kemenpora di daerahnya masing-masing.(yve)



Kamis, 01 Agu 2019, 18:59:19 WIB Oleh : Nila Jalasutra 122 View
Akademisi Bantu Percepatan Penanggulangan Kemiskinan
Kamis, 01 Agu 2019, 18:59:19 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 169 View
Seniman Filipina Tawarkan Sudut Pandang Instalasi Sumonar 2019
Kamis, 01 Agu 2019, 18:59:19 WIB Oleh : Sari Wijaya 578 View
Argodadi Cup Jaring Atlet Berprestasi

Tuliskan Komentar