atas1

Perempuan Difabel Ini Jadi Juru Parkir Demi Hidupi Dua Putrinya

Selasa, 03 Des 2019 | 19:30:13 WIB, Dilihat 456 Kali
Penulis : W Asmani
Redaktur

SHARE


Perempuan Difabel Ini Jadi Juru Parkir Demi Hidupi Dua Putrinya Ny Heri Purwaningsih (kiri baju merah) berpose dengan petugas dan rekan-rekannya. (w asmani/koranbernas.id)

Baca Juga : ASN Harus Profesional, Jangan Takut Kritik


KORANBERNAS.ID --  Sejak berpisah dengan suaminya sekitar tujuh tahun silam, Ny Heri Purwaningsih menjadi single parent.

Dia harus kuat menopang kebutuhan ekonomi rumah tangganya. Bahkan dia banting tulang mengais rezeki untuk biaya kedua putrinya.

Warga Senepo Barat RT 01/RW 03 Kecamatan Kutoarjo Purworejo ini sehari-harinya selain menjajakan kue cak we keliling, juga sebagai juru parkir di depan bakso Sukar Kutoarjo.

Sesekali dia juga berprofesi sebagai tukang pijat guna mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

"Saya beruntung memiliki adik yang kerja di luar negeri, bisa membantu biaya pendidikan kuliah anak sulung," terangnya.

Dengan bantuan biaya dari adiknya, anak sulungnya lulus dari perguruan tinggi negeri di Yogyakarta.

"Alhamdulilah anak sulung saya sudah bekerja, dan sekarang saya membiayai adiknya yang masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar," bebernya.

Perempuan ini tergolong warga miskin. Bantuan yang diterimanya baru dari KIS saja.

"Saya berharap mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) karena saya miskin. Kenapa tetangga yang kaya kok bisa mendapatkan PKH," paparnya heran, di sela-sela Sarasehan dan Seminar Hari Disabilitas Internasional Tahun 2019, Selasa (3/12/2019), di Pendapa Kabupaten Purworejo.

Kondisi rumah yang ditempati bersama anak-anaknya hampir ambruk. Uluran tangan dari pemerintah belum kunjung datang.

Perempuan difabel itu juga belum pernah menerima bantuan dari APBD II Purworejo berupa bantuan untuk Orang dengan Kedisabilitasan Berat (ODKB) sebesar Rp 300.000 per bulan.

Sekretaris Dinas Sosial (Sekdinsos), Sri Lestariningsih, kepada koranbernas.id, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan, yang bersangkutan baru saja mendapat bantuan KIS.

"Untuk lainnya coba besok akan kita cek," terang Tari, panggilan akrabnya. (sol)



Selasa, 03 Des 2019, 19:30:13 WIB Oleh : B Maharani 364 View
ASN Harus Profesional, Jangan Takut Kritik
Senin, 02 Des 2019, 19:30:13 WIB Oleh : W Asmani 1117 View
Aktivis Anti-Korupsi Terlibat Dugaan Korupsi Bansos Kemenpora
Senin, 02 Des 2019, 19:30:13 WIB Oleh : Sari Wijaya 3676 View
Tetesan Air Mata Iringi Pelepasan Transmigran Asal Bantul

Tuliskan Komentar