atas

Percepat Perekaman 19.038 Wajib KTP di DIY

Senin, 11 Mar 2019 | 18:50:32 WIB, Dilihat 251 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Percepat Perekaman 19.038 Wajib KTP di DIY Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto didampingi Kepala Biro Tapem Setda DIY, Maladi, menyampaikan keterangan pers usai raker. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Nikita Willy Tampil Istimewa Kenakan Kalung Berlian


KORANBERNAS.ID -- Berdasarkan hasil pemutakhiran data perekaman e-KTP per Februari 2019, terdapat 99,31 persen warga DIY yang masuk kategori wajib KTP melakukan perekaman.

Hal ini terungkap saat digelar Rapat Kerja (Raker) antara Komisi A DPRD DIY dengan Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY serta Dinas Kependudukan Catatan Sipil se-DIY, Senin (11/3/2019), di DPRD DIY. Rapat dipimpin Ketua Komisi A Eko Suwanto didampingi anggotanya, Slamet dan Bambang Chrisnadi.

“Dari jumlah penduduk 3.631.015, terdapat wajib KTP sejumlah 2.777.614 orang. Alhamdulillah perekaman e-KTP sudah mencapai 2.758.576 orang atau setara 99,31 persen di atas rata-rata nasional 97,5 persen,” ungkap Eko Suwanto.

Sedangkan yang belum melakukan perekaman sejumlah 19.038 orang atau 0,69 persen. Ini butuh kerja keras untuk memastikan 100 persen wajib KTP melakukan perekaman.

“Selain kerja keras Pemda, kita juga ajak masyarakat aktif mengurus dokumen kependudukan khususnya melakukan perekaman e-KTP di kantor kecamatan terdekat atau di tempat lain yang disiapkan Pemda,” ungkap anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Pada raker kali ini juga dibahas mengenai data penduduk yang berusia 17 tahun per tanggal 17 April 2019 namun belum masuk daftar pemilih tetap (DPT) sebab belum melakukan perekaman e-KTP.

Tapem Setda DIY akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), sehubungan dengan dijadwalkannya layanan perekaman e-KTP secara terpadu pada 20-21 Maret mendatang.

Biro Tapem Setda DIY juga mengirimkan surat resmi ke kampus-kampus di DIY. “Mudah-mudahan langkah ini bisa mempercepat perekaman e-KTP,” kata Maladi, Kepala Biro Tapem Setda DIY.

Pihaknya sudah melakukan berbagai upaya termasuk memberikan fasilitasi agar perekaman e-KTP bisa berlangsung maksimal.

Raker Komisi A DPRD DIY dengan jajaran Biro Tapem Setda DIY serta Dinas Kependudukan Catatan Sipil se-DIY. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Mengenai keberadaan 19.038 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP, anggota Komisi A DPRD DIY, Slamet, mengusulkan data itu apakah bisa dipublikasikan agar sampai ke tingkat desa supaya petugas bisa jemput bola.

Kayak pengumuman hasil ujian masuk perguruan tinggi. Ada anggaran untuk memuat 19.038 nama. UGM pernah memuat ribuan,” kata Slamet mencontohkan.

Mengingat Pemda DIY sudah berupaya maksimal melakukan perekaman e-KTP, dengan adanya publikasi itu setidaknya pemerintah tidak disalahkan.

Dari rapat tersebut Komisi A DPRD DIY merekomendasikan agar Pemda DIY berkoordinasi dan mendukung instansi pelaksana, untuk mempercepat proses perekaman e-KTP. Pemda kabupaten/kota juga harus melakukan percepatan e-KTP.

Khusus untuk KPU, DPRD DIY dan Pemda DIY mendukung langkah penyelenggara pemilu itu untuk menyempurnakan pemutakhiran data pemilih.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan perekaman e-KTP dengan cara datang ke kantor kecamatan karena data kependudukan ini sangat penting,” kata Eko Suwanto.

Soal keberadaan warga Negara asing (WNA) yang terdaftar masuk DPT Pemilu 2019, dia menyatakan Pemda dan DPRD mendukung KPU mencoret nama WNA tersebut dari DPT.

“Soal WNA, sikap kita tegas, dukung KPU coret WNA dari DPT Pemilu 2019. Jika masyarakat melihat segera lapor ke KPU agar ditindaklanjuti,” tegas Eko Suwanto. (sol)



Senin, 11 Mar 2019, 18:50:32 WIB Oleh : B Maharani 850 View
Nikita Willy Tampil Istimewa Kenakan Kalung Berlian
Senin, 11 Mar 2019, 18:50:32 WIB Oleh : Sholihul Hadi 340 View
Suara Bebek Iringi Nyanyian Anak Panti Asuhan
Minggu, 10 Mar 2019, 18:50:32 WIB Oleh : Prasetiyo 358 View
Lintas Agama Berbaur Bersihkan Tempat Ibadah

Tuliskan Komentar