perang-hibrida-dimulai-semua-harus-siapKASAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE MM memberikan selamat kepada lulusan terbaik Sarjana AAU Tahun 2019 di Gedung Sabang Merauke AAU, Kamis (20/6/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta

Perang Hibrida Dimulai, Semua Harus Siap


SHARE

KORANBERNAS.ID -- Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna SE MM menyatakan, saat ini bangsa Indonesia berhadapan dengan Revolusi Industri 4.0 yang memproduksi kecerdasan artifisial, ancaman siber, teknologi robotik, dan internet of things. Revolusi Industri 4.0 secara kebetulan hadir bersamaan dengan era peperangan generasi kelima atau peperangan hibrida.

Ancaman peperangan hibrida yang menggabungkan strategi perang konvensional, ancaman konflik skala kecil dan serangan non-kinetik, telah dipersepsikan menjadi bentuk ancaman paling mungkin di abad ke-21.


Baca Lainnya :

"Untuk itu, Akademi Angkatan Udara harus mampu menjadi center of excellence lembaga pendidikan TNI Angkatan Udara untuk menghadapi kemajuan teknologi 4.0 dan mengatasi ancaman hibrida tersebut," papar Sutisna dalam Upacara Penutupan Pendidikan Taruna Tingkat IV dan Wisuda 99 Sarjana AAU Tahun 2019 di Gedung Sabang Merauke AAU, Kamis (20/6/2019).

Menurut Sutisna, AAU telah bekerja keras untuk membangun, dan membenahi kualitas pendidikan, pelatihan dan pengasuhan para taruna dalam beberapa waktu terakhir. Tidak heran jika program-program studi di Akademi Angkatan Udara telah mendapatkan predikat akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).


Baca Lainnya :

Pencapaian ini merupakan bukti meningkatnya kualitas sistem belajar dan mengajar di AAU. Namun tugas AAU tidak sesederhana itu. Sebab perkembangan lingkungan strategis selalu bergerak dinamis dan menghadirkan tantangan baru dalam membangun pola pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan TNI Angkatan Udara.

"Saya berharap, setiap sivitas akademika terus membangun profesionalisme, militansi, dan inovasi untuk meningkatkan mutu pendidikan, pelatihan dan kepengasuhan, agar mampu mencetak calon-calon pemimpin TNI Angkatan Udara yang kompetitif di tengah persaingan global," tandasnya.

Terkait wisuda kali ini, Sermatutar Muhammad Ihza Nurrabbani, dari prodi Teknik Aeronautika Pertahanan berhasil menjadi wisudawan terbaik. Ihza berhak atas penghargaan Adhi Makayasa, tropi Gubernur Prodi Teknik Aeronautika Pertahanan, dan lulus dengan predikat Cum Laude.

"Semoga prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi motivasi bagi Ihza sendiri dan seluruh wisudawan, untuk terus membangun karakter dan menempa profesionalisme yang lebih unggul, serta lebih siap menyongsong amanah dan tanggung jawab pengabdian yang membentang pada masa depan," ungkapnya.(yve)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini