atas1

Penjaga Kolam Ikan Rutan Purworejo Dianiaya Orang Tak Dikenal

Minggu, 31 Mei 2020 | 12:52:26 WIB, Dilihat 659 Kali
Penulis : W Asmani
Redaktur

SHARE


Penjaga Kolam Ikan Rutan Purworejo Dianiaya Orang Tak Dikenal Polisi melakukan penyidikan di lingkungan kolam ikan Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Purworejo. (istimewa)

Baca Juga : Pangdam IV/Diponegoro Ingatkan Masyarakat Pentingnya Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19


KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Nasib sial dialami Darmanto (46), penjaga kolam ikan di Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Purworejo. Pria yang kerap disapa Pak Dar ini mengalami tindak penganiayaan yang dilakukan oleh 3 orang pria tak dikenal di lingkungan Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Purworejo, Jumat (29/05/2020) malam.

Penganiayaan terjadi ketika Pak Dar hendak mandi dan menunaikan sholat magrib. Dia mendengar suara orang di sekitar kolam. Saat menghampiri dan melihat situasi kolam ikan, tiba-tiba ada seorang yang memukul dari arah depan dan mengenai pelipis. Pelaku juga melayangkan pukulan berikutnya.

Tak mau dipukul terus, Pak Dar membalas dan terjadi perkelahian. Sedangakan 2 orang yang lain kabur melarikan diri. Sempat terjadi kejar-kejaran antara Pak Dar dan pelaku, namun pelaku tidak tertangkap.

Akibat penganiayaan itu, Pak Dar menderita luka lebam di muka dan kepalanya.

Pak Dar menduga, pelaku penganiayaan adalah orang-orang yang mencuri ikan pada malam sebelum kejadian. Saat itu, Pak Dar sudah mengingatkan untuk tidak mengambil ikan, namun ternyata perbuatannya itu diulang lagi hingga terjadi penganiayaan tersebut.


Kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib oleh Pak Dar didampingi Kasubsi Pengelolaan Rutan, Rambat.

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purworejo, Lukman Agung Widodo, menuturkan sebenarnya jika pelaku itu minta ikan secara baik-baik, pasti akan diberi. "Sering ada beberpa warga sekitar kolam meminta ikan, kami kasih. Namun kalau mencuri dan sampai menganiaya, itu sudah tidak dibenarkan. Kami sudah membuat laporan ke polisi melalui Polsek Kecamatan Gebang. Tapi kalau pelakunya datang ke kami untuk meminta maaf, kami tidak akan memproses secara hukum,” tutur Lukman, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima koranbernas.id, Minggu (31/5/2020). (eru)



Minggu, 31 Mei 2020, 12:52:26 WIB Oleh : Redaktur 3032 View
Pangdam IV/Diponegoro Ingatkan Masyarakat Pentingnya Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19
Sabtu, 30 Mei 2020, 12:52:26 WIB Oleh : Sholihul Hadi 297 View
Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-36 ISI Yogyakarta Tanpa Tamu Undangan
Sabtu, 30 Mei 2020, 12:52:26 WIB Oleh : Sari Wijaya 254 View
Halal bi Halal Kantor Kemenag Dilakukan Virtual

Tuliskan Komentar