atas1

Penghuni Lapas Berdiri Hadap Tembok Saat Digeledah

Sabtu, 14 Des 2019 | 22:29:44 WIB, Dilihat 697 Kali
Penulis : Sari Wijaya
Redaktur

SHARE


Penghuni Lapas Berdiri Hadap Tembok Saat Digeledah Petugas kepolisian bersama petugas Lapas Bantul memeriksa WBP, Sabtu (14/12/2019). (Istimewa)

Baca Juga : Saat Penggemar Sepeda Brompton Turun ke Sawah


KORANBERNAS.ID -- Aparat Polsek Pajangan bersama petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) melakukan pemeriksaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Bantul di Desa Guwosari Kecamatan Pajangan, Sabtu (14/12/2019) sore.

Turut serta dalam razia tersebut Kepala Kantor Pengamanan Rumah Tahanan Negara (KPRTN), FX Agus Subagya, Kasubsi Pelayanan Tahanan (Yantan), Joko Sulistiyo, para komandan jaga serta tim internal Rutan Bantul.

Kepala Rutan Bantul Soleh Joko Sutopo Amd IP SH MH mengatakan razia dilakukan sebagai bentuk keseriusan menciptakan suasana rutan yang bersih dari penyalahgunaan handphone dan peredaran narkoba.

Penghuni lapas diminta berdiri menghadap tembok dengan posisi tangan di atas. Petugas kemudian melakukan penggeledahan.

"Kita sewaktu-waktu melaksanakan razia seperti ini. Razia kamar tidak hanya dilaksanakan pada jam kerja saja namun bisa sore atau malam hari, saat hari libur atau tanggal merah," kata Soleh.

Kalau hanya karena ingin menghubungi keluarga yang ada di luar, lalu WBP menyimpan atau menyembunyikan handphone, itu hanya alasan yang di buat-buat saja.

“Kenapa saya sampaikan seperti itu? Karena jika hanya untuk berkomunikasi dengan keluarga, Rutan Bantul sudah menyediakan beberapa wartel," lanjutnya.

Bahkan saat ini pihaknya membuat terobosan yang belum semua lapas atau rutan memiliki yaitu penyediaan fasilitas video call.

“Fasilitas ini digunakan bagi yang ingin melihat secara langsung anak, istri ataupun keluarga yang lain. Tentu saja penggunaan wartel maupun sarana video call  diawasi langsung oleh petugas,” tegasnya.

FX Agus menjelaskan dari hasil penggeledahan kali ini, tidak ditemukan HP, narkoba serta barang-barang terlarang lainnya.

 “Pada razia sore ini petugas kesehatan juga melaksanakan pengambilan sampel urine WBP secara acak. Dari sampel acak tersebut tidak ditengarai adanya penyalahgunaan narkoba ataupun obat terlarang yang lain,” terangnya. (sol)



Sabtu, 14 Des 2019, 22:29:44 WIB Oleh : Sholihul Hadi 2530 View
Saat Penggemar Sepeda Brompton Turun ke Sawah
Jumat, 13 Des 2019, 22:29:44 WIB Oleh : Nanang WH 253 View
Setelah 18 Jam Tidak Pulang Ternyata Tewas di Dasar Sumur
Jumat, 13 Des 2019, 22:29:44 WIB Oleh : Sari Wijaya 195 View
Tak Perlu Cemas Stok Beras Cukup

Tuliskan Komentar