atas1

Peneliti Luar Negeri Bisa Riset di UMY

Selasa, 30 Jul 2019 | 21:57:47 WIB, Dilihat 164 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Peneliti Luar Negeri Bisa Riset di UMY Rektor UMY, Dr Ir Gunawan Budiyanto MP, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam ground breaking Research and Innovation Center M Dasron Hamid di kampus setempat, Selasa (30/7/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Pusat Riset Interdispiliner Harus Dirintis


KORANBERNAS.ID -- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersiap membangun pusat riset dan inovasi. Diberi nama mantan rektor UMY, Research and Innovation Center M Dasron Hamid, gedung dan fasilitasnya bisa digunakan untuk mengembangkan berbagai riset.

"Laboratorium riset dan inovasi tersebut bukan hanya berfungsi sebagai pusat riset bagi civitas akademika UMY, namun juga dapat digunakan oleh peneliti dari luar UMY," papar Rektor UMY, Dr Ir Gunawan Budiyanto MP disela ground breaking Research and Innovation Center M Dasron Hamid di kampus setempat, Selasa (30/7/2019).

Menurut Rektor, selama ini profesor-profesor dari luar jika melakukan penelitian di UMY, hanya bisa meneliti di luar bidang eksak. Harapannya dengan adanya pusat riset dan inovasi ini, para peneliti baik dari UMY maupun luar bisa meneliti tidak hanya di bidang sosial dan humaniora, tapi juga bisa meneliti di bidang eksak.

"Karena prinsipnya jika kita berbuat baik untuk umat, maka kebaikan tersebut akan kembali pada kita," paparnya.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meninjau ground breaking Research and Innovation Center M Dasron Hamid di UMY, Selasa (30/7/2019). (muhammad zukhronnee/koranbernas.id)

Sementara Alni Rahmawati SE MM, Direktur PT UMB menjelaskan gedung laboratorium riset dan inovasi tersebut akan dibangun di atas tanah seluas 11.272 meter persegi dengan 7 lantai dan 8 cluster riset. Proses pembangunan tersebut direncakan akan berjalan selama 2 tahun.

"Harapannya kedepan nantinya gedung ini akan mendukung tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian," ungkapnya.

Alni menambahkan, UMY kedepannya juga akan berencana untuk membangun Cafe 1912 yang akan berlokasi di samping gedung Admisi. Selain itu karena pembangunan ini memakan lahan pakir, nantinya lahan parkir akan dipusatkan di kantong parkir yang telah tersedia, sehingga mahasiswa maupun dosen nanti tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan di area kampus.

"Ini untuk mendukung program green campus sehingga warga kampus UMY pun menjadi semakin nyaman dengan udara kampus yang bersih," imbuhnya.(yve)



Selasa, 30 Jul 2019, 21:57:47 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 164 View
Pusat Riset Interdispiliner Harus Dirintis
Selasa, 30 Jul 2019, 21:57:47 WIB Oleh : warjono 137 View
Dari 50 Tanki Air Bersih, Sembako hingga Gaspol
Selasa, 30 Jul 2019, 21:57:47 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 144 View
Tampil Feminim Tapi Tetap Atraktif, Ini Caranya

Tuliskan Komentar