atas

Pendidikan Pancasila, Kunci Karakter Tangguh Mahasiswa

Jumat, 11 Jan 2019 | 01:23:51 WIB, Dilihat 275 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Pendidikan Pancasila, Kunci Karakter Tangguh Mahasiswa Dosen Pendidikan Pancasila Polbangtan YoMa, Hastangka, S.Fil., M.Phil., Kamis (10/1/2019) menyampaikan paparan tentang Pendidikan Pancasila di kampus setempat. (istimewa)

Baca Juga : Ada Kelengkeng Unik Berbuah Nyentrik


KORANBERNAS.ID -- Pembinaan karakter sangat penting di era globalisasi saat ini bagi generasi muda. Mereka harus memiliki karakter yang tangguh, disiplin, berdaya saing untuk mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar sesuai dengan norma-norma luhur yang dianut di Indonesia.

Pendidikan Pancasila menjadi salah satu kunci penting dan di kalangan mahasiswa. Sebab di era globalisasi ini media sosial berkembang begitu pesat, informasi beredar begitu cepat. Jka mental para generasi milenial tidak terbentuk, bukan tidak mungkin mereka akan mudah tergerus oleh perkembangan zaman.

Karena itulah Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) memberikan matakuliah Pendidikan Pancasila bagi mahasiswa baru. Mereka belaja Pendidikan Pancasila di semester 1 dengan tujuan agar karakter mahasiswa polbangtan sudah terbentuk dari awal masuk perkuliahan.

"Sehingga mereka sudah siap saat terjun ke masyarakat kelak setelah menyelesaikan pendidikan," ujar Dosen Pendidikan Pancasila Polbangtan YoMa, Hastangka, S.Fil., M.Phil., Kamis (10/1/2019).

Menurut Hastangka, teori yang paling mendasar dari konteks negara Indonesia adalah negara beragam yang harus memiliki basis filosofi, ideologi dan cita-cita. Hal itu nantinya membentuk karakter mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bangsanya dengan cara kembali ke falsafah ideologi Pancasila.

"Maka kita tidak boleh mengambil nilai-nilai yang unsur pendidikan karakternya dari versi barat, itu akan menjadi tidak relevan," tandasnya.

Dikatakan Hastangka, generasi muda harus punya visi misi kebangsaan, yakni rasa persatuan dan rasa kebersamaan. Melalui Pendidikan Pancasila diharapkan akan memperkuat basis karakter  generasi muda khususnya mahasiswa polbangtan. Apalagu mereka nantinya sebagai kader bangsa yang nantinya memimpin dibidang pertanian.

Dicontohkannya, relevansi Pendidikan Pancasila dengan bidang pertanian pada prinsipnya sesuai dengan Pancasila khususnya sila kelima. Wujud dari keadilan sosial itu ialah bagaimana pembangunan pertanian itu memiliki prinsip pemerataan, membangun kesejahteraan, dapat meningkatkan pendapatan petani, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, menjadikan bangsa kita menjadi lumbung pangan. Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang sendiri bertekad menghasilkan sumberdaya manusia pertanian yang profesional, mandiri, dan berjiwa wirausaha.

"Maka pancasila dengan pertanian itu sangat relevan, pertanian itu dekat dengan desa, desa itu dekat dengan manusia, manusia itu dekat dengan ideologi cita-cita hidup bersama, cita-cita hidup bersama itu kita bisa temukan di dalam pancasila”," jelasnya.

Sementara Muhammad Yusril Irawan, ketua kelas Teknologi Benih 2 semester satu Polbangtan Yoma mengatakan, Pendidikan Pancasila sangat bermanfaat bagi kita agar terciptanya mahasiswa polbangtan yang berkarakter, berbudi pekerti, memiliki rasa toleransi yang tinggi dengan tidak mengesampingkan hal-hal dalam bidang pertanian itu sendiri, tujuan kedepannya agar terbentuknya lulusan yang berkualitas, berdaya saing dikanca nasional bahkan dunia.

"Kita sebagai mahasiswa pertanian calon wirausahawan muda harus berkarakter sesuai dengan pengamalan nilai-nilai pancasila dan yang terpenting memiliki jiwa anti korupsi," ujarnya.(*/yve)



Jumat, 11 Jan 2019, 01:23:51 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 265 View
Ada Kelengkeng Unik Berbuah Nyentrik
Jumat, 11 Jan 2019, 01:23:51 WIB Oleh : W Asmani 157 View
Catat, Jogja Punya Stadion Bersertifikat Internasional
Jumat, 11 Jan 2019, 01:23:51 WIB Oleh : Sari Wijaya 150 View
Memancing, Pamungkas Terjebur Sungai

Tuliskan Komentar