atas

Pemilu Luar Negeri Bermasalah, KPU Harus Tindak Tegas

Senin, 15 Apr 2019 | 20:49:52 WIB, Dilihat 285 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Pemilu Luar Negeri Bermasalah, KPU Harus Tindak Tegas Wakil Ketua Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UIN Suka, Abdur Rozaki (kiri) dan Rektor UIN Suka, Yudian Wahyudi (tengah) menyampaikan pernyataan sikap terkait Pemilu 2019 di kampus setempat, Senin (15/4/2019). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : CPNS Diminta Bersabar Setahun lagi


KORANBERNAS.ID -- Pemilihan Umum (pemilu) baik presiden dan wakil presiden serta anggota DPR untuk luar negeri sudah dimulai, Minggu (14/4/2019). Namun sejumlah video Warga Negara Indonesia (WNI) di Hongkong, Australia dan Jepang yang protes tidak bisa menggunakan hak suaranya akibat ulah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) viral di berbagai media sosial (medsos).

Sejumlah pihak, termasuk Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta pun menuntut ketegasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk sesegera mungkin mengusut kasus tersebut jika terbukti benar. Jangan sampai terjadi legitimasi pemilu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"KPU harus melakukan investigasi sesegera mungkin atas masalah pemilu di beberapa negara. Jika ditemukan petugas (KPPS-red) yang tidak profesional maka harus ditindak tegas," ungkap Wakil Ketua Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UIN Suka, Abdur Rozaki di kampus setempat, Senin (15/4/2019).

Menurut Rozaki, jangan sampai hak konstitusional pemilih terabaikan gara-gara ulah oknum yang tidak bertanggungjawab. Apalagi dalam video yang beredar, ada petugas KPPS yang disinyalir berafiliasi dengan salah satu kubu capres.

Investigasi mendesak dilakukan karena saat ini konstelasi politik semakin memanas. Apalagi ada provokasi yang terjadi di masyarakat.

"Provokasi politik luar biasa saat ini. KPU secara kelembagaan harus memfasilitasi warga di luar negeri agar bisa memberikan suaranya sehingga integritas pemilu kali ini tidak terguncang," tandasnya.

Rozaki meminta masyarakat bisa cerdas dalam memilih pemimpin ditengah maraknya masalah pemilu kali ini. Jangan memilih pemimpin yang hanya menggunakan isu-isu dengan tujuan memecah belah bangsa namun mereka yang mampu memperbaiki dan memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Masyarakat juga diharapkan berperan memerangi informasi yang tidak benar, hoax, fitnah dan segala pemberitaan palsu yang sekiranya mengurangi kepercayaan terhadap penyelenggaraan pemilu dan mengancam keutuhan NKRI. Diantaraya dengan mengawasi jalannya pelaksanaan pemilu, menjaga suasana damai sebelum dan sesudah pemilu, serta menggunakan hak suaranya secara cerdas dan konstitusional.

"Diharapkan penyelenggaraan pemilu 2019 ini menjadi pintu gerbang bagi rakyat Indonesia untuk mendapatkan para pemimpin yang amanah, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, dan berdedikasi dalam mengemban tugas untuk membawa Indonesia menjadi negara yang mewujudkan kedamaian bagi peradaban dunia serta menjadi negara yang sejahtera lahir-batin dan diberkati Allah Swt," ungkapnya.

Sementara Rektor UIN Suka, Yudian Wahyudi menyatakan, munculnya permasalahan teknis penyelenggaraan pemilu di luar negeri seperti di Australia, Malaysia dan PPLN lainnya seyogyanya tidak mengurangi substansi dan legitimasi pemilu yang merupakan amanat konstitusi. KPU, Bawaslu dan lembaga yang terkait harus mampu menyelesaikan polemik penyelenggaraan pemilu di luar negeri sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pada para kontestan pemilu, Yudian meminta mereka menghindari penggunaan politik uang, isu yang memecah belah keutuhan bangsa. Selain itu bersikap sportif dan siap menerima hasil pemilu pilihan rakyat.

"Para penyelenggara pemilu mulai tingkat tertinggi sampai tingkat terendah perlu bertindak secara konstitusional secara adil, transparan, akuntabel, berintegritas, dan bertanggungjawab," imbuhnya.(yve)



Senin, 15 Apr 2019, 20:49:52 WIB Oleh : Endri Yarsana 267 View
CPNS Diminta Bersabar Setahun lagi
Senin, 15 Apr 2019, 20:49:52 WIB Oleh : W Asmani 292 View
Warga Binaan Lapas Siap Sukseskan Pemilu
Senin, 15 Apr 2019, 20:49:52 WIB Oleh : Arie Giyarto 342 View
Bawaslu Kewalahan, Caleg-caleg Masih Nampang

Tuliskan Komentar