atas1

Pemilu di Jogja Harus Damai

Senin, 17 Des 2018 | 21:35:21 WIB, Dilihat 895 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Pemilu di Jogja Harus Damai Deklarasi Pemilu Damai dan pernyataan sikap Brigade Joxzin di lapangan Markas Komando (Mako) Joxzin, Karangkajen, Yogyakarta, Minggu (16/12/2018).(istimewa)

Baca Juga : Medsos Alihkan Perhatian Buku Sastra


KORANBERNAS.ID --Demi terwujudnya pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman dan damai, Brigade Joxzin Pusat Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) yang diketuai Harry Prasetyo menggelar deklarasi Pemilu Damai dan pernyataan sikap Brigade Joxzin di lapangan Markas Komando (Mako) Joxzin, Karangkajen, Yogyakarta, Minggu (16/12/2018).

Deklarasi yang diikuti oleh ratusan anggota tersebut dihadiri oleh sesepuh Joxzin dan juga beberapa perwakilan dari korwil Joxzin wilayah Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo.

Ketua Brigade Joxzin Pusat Harry Prasetyo mengatakan, Brigade Joxzin dalam pelaksanaan pemilu tahun mendatang bersikap satu komando dan siap membantu menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya di wilayah DIY.

“Sehingga nantinya dapat terwujud kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera serta berkeadilan sosial dimasyarakat,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Mas Sotong ini juga menghimbau, meski ada perbedaan pandangan politik nantinya janganlah dijadikan sebagai suatu ajang permusuhan ataupun perpecahan. Namun menjadi pencerahan dan pendidikan politik kepada masyarakat, sehingga perbedaan itu malah menjadi kekuatan baru untuk membangun bangsa dan negara ini agar lebih maju dan lebih baik. Perbedaan juga harus disikapi secara dewasa dan bijaksana.

“Jika kita sulit menyatukan perbedaan, maka satukanlah persamaan yang ada,” ujarnya.

Oleh karena itu Harry bersama brigade Joxzin mengajak kepada semua elemen masyarakat maupun relawan pendukung capres atau partai manapun untuk menyatukan komando, yakni selalu menjaga situasi khususnya Jogjakarta tetap kondusif, aman, nyaman, tentram, berintegritas, tanpa hoax dan politisasi SARA apapun itu sudut pandang politiknya.

Sementara itu, selaku sesepuh sekaligus pendiri Joxzin Nurzani Setiawan mengaku Joxzin saat ini berkembang mengalami regenerasi dan kepemimpinan yang baik. Semangat menyatukan anak muda berbasis Islam dalam kegiatan positif terus dikembangkan.

“Apalagi dengan adanya ikrar pemilu damai seperti ini akan menjadikan masyarakat semakin tenang dalam memilih. Juga kompetisi dalam pemilu, baik pemilu calon legislatif ataupun presiden menjadi berkualitas,” ujarnya.

Pria yang kerap disapa Inung ini berharap, semoga deklarasi seperti ini dapat menginspirasi paguyuban, komunitas, ataupun kelompok-kelompok lainya yang bernaung di Jogja agar supaya segera dapat bersikap seperti Joxzin.

“Yakni membesarkan citra Jogja sebagai kota yang ramah, sejuk, damai, dan mencintai persatuan,” imbuhnya.(*/yve)



Senin, 17 Des 2018, 21:35:21 WIB Oleh : Nanang WH 478 View
Medsos Alihkan Perhatian Buku Sastra
Senin, 17 Des 2018, 21:35:21 WIB Oleh : Arie Giyarto 531 View
PWS Undang Bupati Tulangbawang Lampung
Senin, 17 Des 2018, 21:35:21 WIB Oleh : Sari Wijaya 564 View
UMBY Gelar pelatihan Bahasa Inggris

Tuliskan Komentar