TNI-stipram

Pembentukan Karakter dengan Pukul Gong

Selasa, 18 Sep 2018 | 14:04:09 WIB, Dilihat 181 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Pembentukan Karakter dengan Pukul Gong Mahasiswa baru mengikuti mabidama Politeknik Pembangunan Pertanian (polbangtan) Yogyakarta di kampus setempat, Senin (03/09/2018). Kegiatan dibuka oleh Waket I Polbangtan Yogyakarta, Dr Rajiman.(istimewa)

Baca Juga : Merapi Timur, Sulit Air Namun tak Kekeringan


KORANBERNAS.ID — Masa Bimbingan Dasar Mahasiswa Baru (mabidama) Politeknik Pembangunan Pertanian (polbangtan) Yogyakarta resmi dibuka oleh Waket I Polbangtan Yogyakarta, Dr Rajiman, Senin (03/09/2018). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong.

Rajiman mengatakan, mabidama adalah pondasi dasar untuk meletakkan pembentukan karakter Para mahasiswa baru kedepan menjadi job creator, enterpreneurship dan penerus Pembangunan Pertanian Polbangtan Yogyakarta Magelang yang sebelumnya merupakan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang Jurluhtan di Yogyakarta.

Apalagi pada 2018 itu berubah nama berdasarkan UU Pendidikan Tinggi No 12/2012. Dalam aturan itu, Kementerian Pertanian RI meminta STPP Jurluhtan Yogyakarta melakukan trasnformasi kelembagaan menjadi pendidikan vokasional atau politeknik yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang.

Transformasi tersebut merupakan suatu keniscayaan yang harus dilaksanakan mengingat tantangan disektor pertanian yang terus mengalami perubahan baik dari sisi kuantitas, bentuk maupun kompleksitas dari tantangan tersebut.

“Transformasi STPP menjadi Polbangtan tidak hanya menyangkut transformasi kelembagaan, tetapi juga menyangkut tranformasi penyelenggaraan pembelajaran, tenaga pengajar, maupun peserta didiknya (mahasiswa).
Untuk mempersiapkan peserta didik yang handal dan mampu menghadapi tantangan dan adaptif terhadap perubahan maka seluruh calon mahasiswa baru sebelum menempuh pendidikan di Polbangtan wajib mengikuti kegiatan mabidama,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Hasan Ashari SP, mabidama adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk melatih ketahanan mental, kedisiplinan, sikap yang tegas, jujur, berakhlaqul karimah dan juga tentunya seorang yang mumpuni/handal di bidang pertanian.
Mabidama merupakan kawah Candradimuka mahasiswa baru untuk meletakkan dasar-dasar kedisilpinan, kesantunan dan nilai-nilai religiusitas dalam diri mereka.

“Mabidama menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, kekompakan dan akhlaqul karimah,” ujarnya.

Kegiatan dilaksanakan 3 hingga 8 September 2018 di Kampus Pusat Jl. Kusumanegara No 2 Yogyakarta. Peserta kegiatan Mabidama berjumlah 170 orang, seluruhnya merupakan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2018/2019 yang terdiri dari tiga program studi (prodi) yaitu Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan 69 orang, Prodi Teknologi Benih 67 orang,
Prodi Agribisnis Hortikultura 34 orang.

“Fasilitator Mabidama terdiri dari dua unsur yaitu fasilitator Internal dan Ekternal adapun fasilitator Ekternal berasal dari Mako Brimob dan Polda DIY,” jelasnya.(*/yve)



Selasa, 18 Sep 2018, 14:04:09 WIB Oleh : V. Kirjito, Pr. , Rohaniwan, Peneliti eksperimental air hujan. 327 View
Merapi Timur, Sulit Air Namun tak Kekeringan
Selasa, 18 Sep 2018, 14:04:09 WIB Oleh : Sholihul Hadi 250 View
Ada Promo Menarik di Jogja Bay Waterpark
Senin, 17 Sep 2018, 14:04:09 WIB Oleh : Putut Wiryawan 180 View
Radya Farrel dan Lilin Eva Terpilih Kakang dan Mbekayu Banyumas 2018

Tuliskan Komentar