atas1

Pembangunan di Bantul Harus Merata

Rabu, 19 Jun 2019 | 21:12:43 WIB, Dilihat 896 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Pembangunan di Bantul Harus Merata Agus Santoso dan keluarga. (Istimewa)

Baca Juga : Tarian Ini Ternyata dari Tangga Nada


KORANBERNAS.ID -- Kendati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul masih digelar tahun depan, namun sudah banyak figur nama yang bermunculan untuk meramaikan bursa. Salah satu yang sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat dan pembentukan relawan adalah Agus Santoso, warga asli Srandakan yang ini tinggal di Jalan Wakhid Hasyim, Bantul Karang, Desa Ringinharjo.
    
Kontraktor yang juga pemilik usaha pembiayaan tersebut berniat terjun ke dunia politik setelah melihat kondisi Bantul saat ini.

“Saya ingin mengabdikan diri bagi  pembangunan dan kemajuan Bantul. Saya ingin Bantul itu moncer,” kata Agus kepada koranbernas.id di rumahnya, Rabu (19/6/2019) siang.

Menurutnya, Moncer itu adalah kepanjangan  dari “Mandiri, Maju, Modern, Ndarbeni, Cerdas, Kreatif dan Religus”.
    
“Saya ingin Bantul  itu bisa maju di semua desa. Jadi  jika  Bantul punya 75 desa dan setiap desa setidaknya  dianggarkan  Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar, maka akan ada Rp 300 miliar dana digulirkan  untuk pembangunan di desa. Angka itu pada kisaran 40 persen dari total APBD Bantul,” tandasnya.

Dana Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar tersebut, lanjut pria yang mengenyam pendidikan di beberapa Perguruan  Tinggi (PT) tersebut adalah untuk ‘nduriti’ (menuruti,red)  usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada tahun pertama jika dirinya terpilih.
    
“Jadi apa yang diusulkan oleh masyarakat di Musrenbang akan kita realisasikan. Sehingga Musrenbang bukan sekedar formalitas, namun benar-benar untuk menampung aspirasi apa yang diiiginkan masyarakat,” katanya.

Dengan demikian 75 desa se Bantul bisa maju bersama-sama. Selain itu menurut suami dari Ratnawati SH, salah seorang notaris di Bantul tersebut, hal yang tidak kalah penting dilakukan adalah bagaimana bisa melobi anggaran dari pusat sehingga mempercepat pembanguanan yang ada di Bantul.

“Perlu adanya lobi, jaringan dan komitmen yang kuat dari pemimpin di Bantul dengan didukung semua stake holder terkait sehingga sumber pendanaan  dari pusat banyak yang mengucur untuk kemajuan Bantul. Misalnya pembangunan saluran irigasi pertanian, sekolah maupun pembangunan sarana ibadah,” katanya.
    
Ayah dari Rizka Hutami SH, MKn, Nabila Hayu Murbarani dan Bimo Aji Santoso itu juga ingin melibatkan  tim sukses ataupun relawan di 75 desa hingga 5 tahun kepemimpinan jika dirinya terpilih sebagia bupati.

“Saya ingin mereka tetap membantu saya dalam rangka turut mengembangkan  pembangunan yang di Bantul selama lima tahun menjabat ketika memang saya diberikan amanah. Salah satunya dengan membuat CV di setiap desa yang dikelola tim sukses, relawan dan masyarakat setempat," paparnya. (yve)



Rabu, 19 Jun 2019, 21:12:43 WIB Oleh : W Asmani 682 View
Tarian Ini Ternyata dari Tangga Nada
Rabu, 19 Jun 2019, 21:12:43 WIB Oleh : Masal Gurusinga 355 View
Pemasaran LPG Non Subsidi Naik 1 Persen Perbulan
Rabu, 19 Jun 2019, 21:12:43 WIB Oleh : warjono 467 View
Kemudahan Berwakaf Secara Digital Jadi Kebutuhan Perbankan

Tuliskan Komentar