atas1

Pedagang Pasar Buah Mengeluh Sepi Pembeli

Jumat, 26 Jul 2019 | 23:00:12 WIB, Dilihat 815 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Pedagang Pasar Buah Mengeluh Sepi Pembeli Pasar Buah Sungkur Jalan Andalas Klaten bersebelahan dengan Hutan Kota Sungkur. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Anak Autis dari 34 Provinsi Unjuk Kebolehan di Bantul


KORANBERNAS.ID -- Berjualan di tempat yang baru dengan bangunan lebih representatif ternyata tidak menjamin barang dagangan lebih laris. Tidak diketahui faktor penyebabnya.

Itulah yang kini dialami puluhan pedagang pasar buah Sungkur Jalan Andalas Klaten. Pertengahan Juni 2019 mereka direlokasi dari Jalan Bali tepatnya di samping Kantor Pegadaian Jalan Pemuda.

"Di sini sepi sekali, Mas. Ramai di tempat lama (Jalan Bali)," kata Ny Sumanto ditemui di pasar itu, Jumat (26/7/2019) pagi.

Menurut warga Kampung Ngingas Kelurahan Bareng Lor Kecamatan Klaten Utara itu, sebenarnya dirinya masih diperbolehkan berjualan di Jalan Bali setelah pukul 15:00 namun karena repot usung-usung barang akhirnya memilih tetap berjualan di pasar buah Sungkur.

"Sebenarnya masih boleh berjualan di sana tapi setelah jam tiga sore. Pikir-pikir nanti repot dan capek mengusung dagangan, ya tetap jualan di sini saja," ujarnya.

Senada dikemukakan Ny Mariyatun. Kepada koranbernas.id, dia mengaku sejak berjualan di Pasar Buah Sungkur beberapa hari ini ternyata kondisinya sepi pembeli.

Berbeda saat berjualan di Jalan Bali. "Tanggal 15 Juni dipindahkan ke sini. Tapi waktu itu tidak langsung jualan di sini. Saya pilih jualan di rumah dulu," kata warga Desa Jemawan Kecamatan Jatinom Klaten itu.

Pedagang lainnya juga mengeluhkan kondisi pasar buah Sungkur. Mereka mengaku tidak nyaman meninggalkan barang dagangan di pasar.

Ini karena kondisi pasar berada di pinggir  jalan dan terbuka, tidak ada rolling door dan pagar.

"Pintu tidak ada. Barang dagangan yang ditinggalkan di sini rawan hilang. Sejauh ini memang belum pernah ada laporan kehilangan," jelas pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Klaten, Bambang Sigit Sinugroho, mengatakan tahun ini Pasar Buah Sungkur akan dilanjutkan pembangunan tahap dua.

Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Pembangunan Pasar Buah Sungkur tahun 2018, Herry Susilo, menyatakan benar saat dibangun tahun lalu tidak beserta pintunya.

"Benar, pintunya belum dan direncanakan dalam anggaran perubahan," ujarnya ditanya seputar bangunan pasar buah tersebut. (sol)



Jumat, 26 Jul 2019, 23:00:12 WIB Oleh : Sari Wijaya 235 View
Anak Autis dari 34 Provinsi Unjuk Kebolehan di Bantul
Jumat, 26 Jul 2019, 23:00:12 WIB Oleh : Sari Wijaya 187 View
Bantul Ekspo Resmi Dibuka, Berlangsung Sebelas Hari
Jumat, 26 Jul 2019, 23:00:12 WIB Oleh : Nila Jalasutra 1108 View
Kawasan Wisata Prambanan Terhubung dengan Karst Gunungkidul

Tuliskan Komentar