atas1

Paku Alam X Panen Ikan Nila

Selasa, 09 Jul 2019 | 19:35:32 WIB, Dilihat 568 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Paku Alam X Panen Ikan Nila Wakil Gubernur DIY Paku Alam X didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo panen ikan nila, Selasa (9/7/2019). (istimewa)

Baca Juga : Tak Ingin Petani Tembakau Rugi, Bupati Temanggung Kunjungi Gudang Garam


KORANBERNAS.ID -- Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) DIY 2019 berlangsung di Sleman. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Gubernur DIY Paku Alam X didampingi Bupati Sleman Sri Purnomo.

Pembukaan ditandai pemukulan gong di Lapangan Desa Purwobinangun Kecamatan Pakem, Selasa (9/7/2019), dilanjutkan panen ikan nila.

Paku Alam X menyampaikan, Peda memiliki makna strategis, setidaknya untuk menghidupkan berbagai fungsi bagi pengembangan agribisnis.

“Kegiatan yang juga dipadukan dengan temu para petani dan nelayan ini merupakan kesempatan sangat berharga dan bermanfaat bagi berbagai pihak dalam rangka menyampaikan informasi kebijakan pertanian yang diperlukan oleh petani dan nelayan,” katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah DIY yang memilih Kabupaten Sleman menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dia menyebut Peda KTNA DIY merupakan kegiatan sangat strategis bagi pengembangan jejaring kerja sama sekaligus membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian  petani nelayan.

“Peda merupakan forum pertemuan petani nelayan dalam rangka proses pembelajaran, tukar menukar informasi, pengembangan jejaring kerja sama, membangkitkan semangat dan tanggung jawab serta kemandirian  petani nelayan,” jelasnya.

Menurut dia, capaian kinerja pertanian, perikanan dan perhutanan di Kabupaten Sleman cukup baik. Hal itu diimbangi dengan upaya pemerintah yang terus melakukan inovasi di bidang pertanian, perikanan dan perhutanan seperti mina padi maupun kampung nila.

Perwakilan Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KKP), Kusdiantoro, menyebut Kabupaten Sleman menjadi salah satu wilayah yang mendapat apresiasi berkat berbagai inovasi di sektor pertanian dan perikanan.

Dia mencontohkan kawasan Mina Ngremboko Sleman yang melegenda tingkat nasional bahkan saat ini menjadi Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP).

“Dari banyak wilayah berlatih kegiatan budidaya dan pengolahan di Mina Ngremboko,” jelasnya.

Kusdiantoro menyebutkan inovasi lain yang mendapatkan perhatian adalah kampung nila yang telah dicanangkan sebagai salah satu Desa Inovasi dengan memperkenalkan hasil-hasil riset mengenai ikan nila kepada masyarakat.

Inovasi-inovasi tersebut saat ini menjadi rujukan dan pilot project sehingga mulai diterapkan di berbagai wilayah di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitasi dan produksi ikan.

Peda KTNA DIY 2019 yang bertema Melalui Penguatan Pemuda dan Kelembagaan Tani Nelayan, Kita Wujudkan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan ini diikuti 500 petani dan nelayan serta 16 perusahaan BUMN maupun swasta. (sol)



Selasa, 09 Jul 2019, 19:35:32 WIB Oleh : Endri Yarsana 1152 View
Tak Ingin Petani Tembakau Rugi, Bupati Temanggung Kunjungi Gudang Garam
Selasa, 09 Jul 2019, 19:35:32 WIB Oleh : Nanang WH 410 View
Polisi Berbagi Tumpeng dengan Pedagang Pasar
Selasa, 09 Jul 2019, 19:35:32 WIB Oleh : Nila Jalasutra 327 View
PKK Sleman Raih Penghargaan

Tuliskan Komentar