atas

OlympicAD, Cara Muhammadiyah Kembangkan Pendidikan Holistik

Kamis, 03 Jan 2019 | 21:21:40 WIB, Dilihat 228 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


OlympicAD, Cara Muhammadiyah Kembangkan Pendidikan Holistik Farid Setiawan, Ketua Panitia OlympicAD DIY (kiri) dan Wakil Ketua PWM DIY, Tasman Hamami serta Achmad Muhammad, Wakil Ketua Panitia OlympicAD di Kantor PWM DIY, Kamis (03/01/2018).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Tikus Pithi Ingin Jalur Independen Dibuka


KORANBERNAS.ID -- Muhammadiyah kembali menyelenggarakan Olympiade Achmad Dahlan (OlympicAD) tahun ini. Seleksi di tingkat daerah, termasuk di DIY mulai dilakukan, Sabtu (05/01/2018). Di DIY, sebanyak 1.546 peserta didik dan guru akan mengikuti seleksi yang dilaksanakan di sejumlah tempat.

Olimpiade yang diprakarsai Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (dikdasmen) PP Muhammadiyah ini dimaksudkan untuk membiasakan tradisi kompetisi. Selain itu mencari bibit unggul dari sekolah atau madrasah dibawah Muhammadiyah dalam berbagai bidang, tidak hanya akademik namun juga non akademik.

"Olimpiade ini sebagai bagian dari pendidikan holistik agar mereka tidak hanya fokus pada kognitif," ujar Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah(PWM) DIY, Tasman Hamami di Kantor PWM DIY, Kamis (03/01/2018).

Peserta didik dan guru nantinya akan diseleksi hingga didapatkan wakil terbaik yang akan mewakili DIY dalam OlympicAD tingkat nasional yang rencananya digelar pada Oktober 2019. Kalau 2017 lalu DIY yang mengirimkan 800-an siswa berhasil masuk peringkat II, maka tahun ini diharapkan semakin baik.

Namun PWM DIY tidak memasang target karena keikutsertaan peserta didik lebih sebagai upaya Muhammadiyah dalam mendorong mereka untuk meningkatkan kompetensi dan menambah pengalaman lomba. Apalagi dari pengalaman sebelumnya, kompetensi yang dimiliki wakil DIY rata-rata sama di semua cabang lomba.

"Pengalaman ini akhirnya semakin membangkitkan sekolah-sekolah muhammadiyah untuk maju dan berprestasi, seperti di gunungkidul," jelasnya.

Sementara Farid Setiawan, Ketua Panitia OlympicAD DIY menjelaskan, OlympicAD kali ini tidak hanya  menyelenggarakan lomba-lomba, telapi juga ada seminar nasional. Juga pentas tari dan seni nusantara yang ditampilkan saat pembukaan di GOR Amongrogo dan penutupan.

Sebanyak 25 cabang lomba yang dipertandingkan dalam OlympicAD kali ini. Diantaranya Aajaran umum, al-Islam dan Kemuhammadiyahan, seni bela diri, kaligrafi, desain poster, desain website, fotografi, film indie, pidato bahasa Inggris dan bahasa Arab serta robotik.

"Lomba dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu untuk pelajar, guru dan kepala sekolah/madrasah," jelasnya.
 
Achmad Muhammad, Wakil Ketua Panitia OlympicAD menambahkan, penutupan pada hari yang sama akan diikuti lebih dari 10.000 orang. Diharapkan kegiatan terseut akan mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.(yve)



Kamis, 03 Jan 2019, 21:21:40 WIB Oleh : Sari Wijaya 230 View
Tikus Pithi Ingin Jalur Independen Dibuka
Kamis, 03 Jan 2019, 21:21:40 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 172 View
Mempelai Dipingit Tiga Hari
Kamis, 03 Jan 2019, 21:21:40 WIB Oleh : Nila Jalasutra 139 View
Pesan Khusus di Hari Bakti Kemenag

Tuliskan Komentar