atas

Nikmatnya Kopi Gratis di Stasiun Tugu Yogyakarta

Senin, 11 Mar 2019 | 20:43:19 WIB, Dilihat 145 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Nikmatnya Kopi Gratis di Stasiun Tugu Yogyakarta Kemeriahan Festival Ngopi Bareng KAI #3 yang berlangsung di Stasiun Tugu Yogyakarta, Senin (11/3/2019). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Percepat Perekaman 19.038 Wajib KTP di DIY


KORANBERNAS.ID –  Masyarakat serta para penumpang kereta api terlihat antusias menikmati kopi gratis yang disediakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 di halaman sisi selatan Stasiun Tugu Yogyakarta.

Sambil mendengarkan alunan lagu-lagu The Beatles dibawakan De Masta Band Yogyakarta, sejumlah warga tampak duduk mendengarkan alunan musik sambil menyeruput kopi. Begitu nikmatnya.

Tak ketinggalan, sejumlah barista ikut berjoget di sela-sela meracik kopi. Inilah kemeriahan gelaran Festival Ngopi Bareng KAI #3 yang berlangsung dua hari Senin dan Selasa (11-12/3/2019).

Executive Vice President (EVP) Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto, menyatakan acara ini merupakan bentuk partisipasi KAI mendorong produk kopi Indonesia berkembang, terkenal semakin dicintai dan mendunia.

Khusus acara di Yogyakarta kali ini terbilang istimewa karena diikuti petani kopi dari Bukit Bintang Papua. Kopi jenis ini tergolong unik, tumbuh di perbukitan 2.000 meter di atas permukaan laut.

“Kopi Bukit Bintang Papua ini lebih enak. Ada rasa agak kecut,” ungkap Beata Kukenum kepada wartawan didampingi Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 6, Eko Budiyanto.

Demikian pula, petani kopi dari Temanggung dan Wonosobo Jawa Tengah juga ikut berpartisipasi. “Alhamdulillah, peminatnya cukup banyak. Masyarakat antusias,” sambung Eko Purwanto.

Menurut dia, dari total 50.000 cup kopi yang dibagikan di kereta api, khusus Daop 6 Yogyakarta dibagikan sekitar 10.000 cup karena kopi produk asli Indonesia.

Beata Kukenum dari Papua, salah seorang peserta Festival Ngopi Bareng KAI #3 di Stasiun Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Kenapa kopi? Eko Purwanto menjelaskan ternyata kopi Indonesia bahan bakunya dikirim ke luar negeri kemudian masuk lagi ke Indonesia dalam bentuk produk jadi.

Melalui gelaran Festival Ngopi Bareng KAI #3 pihaknya ikut mendorong produk kopi jadi, sehingga memberikan nilai tambah bagi para petani kopi.

Ngopi bareng, lanjut dia, sangat bermanfaat karena semua komponen masyarakat bisa ikut merasakan kopi dan ngobrol bersama secara santai, rileks, penuh rasa gembira sehingga bisa meningkatkan rasa persaudaraan.

“Kita melibatkan sekitar 20 barista. Mudah-mudahan dengan kita sering berkumpul menikmati kopi, semua bisa cair dan nikmat, seperti nikmatnya kopi,” kata dia.

Tahun lalu PT KAI suskses menggelar Festival Ngopi Bareng KAI jilid 1 dan 2. Sedangkan tahun ini tagline-nya Ngopi Bareng KAI #3 Enjoy Your Journey with Indonesian Coffee.

Kegiatan itu secara nasional dibuka oleh Direktur Komersial KAI, Dody Budiawan, di Stasiun LRT Bumi Sriwjaya Palembang.

Pada Ngopi Bareng KAI jilid 2 tahun lalu, KA mendapatkan predikat sebagai Pemrakarsa dan Penyelenggara Pembagian Kopi Terbanyak di Kereta Api dan Stasiun sehingga memperoleh apresiasi dari Museum Rekor Indonesia.

Pada acara tahun ini, masyarakat dan penumpang kereta api dapat menikmati kopi gratis total 50.000 cup di 17 stasiun di 15 kota dan di 36 nama KA.

Adapun 17 stasiun tersebut adalah Stasiun LRT Bumi Sriwjaya, Palembang, Gambir, Pasar Senen, Bandung., Cirebon. Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Jember, Medan, Padang dan Tanjung Karang

Bekerja sama dengan Komunitas Kopi Nusantara, KAI merangkul 200 barista lokal profesional yang meramu dan menyuguhkan kopi gratis kepada para pecinta kopi di stasiun dan kereta api jarak jauh dan menengah.

Masyarakat dan penumpang KA yang ingin mendapatkan kopi gratis cukup menunjukkan aplikasi KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya kepada petugas di area festival di stasiun dan kereta api.

Dody Budiawan mengatakan Ngopi Bareng KAI merupakan wujud dukungan KAI untuk memperkenalkan kopi lokal Indonesia.

"Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan edukasi serta wawasan seputar kopi di Nusantara sehingga mampu meningkatkan daya saing kopi asli Indonesia,” kata Dody. (sol)



Senin, 11 Mar 2019, 20:43:19 WIB Oleh : Sholihul Hadi 104 View
Percepat Perekaman 19.038 Wajib KTP di DIY
Senin, 11 Mar 2019, 20:43:19 WIB Oleh : B Maharani 400 View
Nikita Willy Tampil Istimewa Kenakan Kalung Berlian
Senin, 11 Mar 2019, 20:43:19 WIB Oleh : Sholihul Hadi 143 View
Suara Bebek Iringi Nyanyian Anak Panti Asuhan

Tuliskan Komentar