mudik-dapat-oleholeh-obatPembagian bingkisan berisi obat-obatan dari RS PKU Muhammadiyah Bantul bagi pemudik yang melintas di bunderan Srandakan, Sabtu (1/6/2019) petang. (Sari Wijaya/koranbernas.id)


sri-wijaya

Mudik Dapat Oleh-oleh Obat

SHARE

KORANBERNAS.ID -- RS PKU Muhammadiyah Bantul membuka posko kesehatan di Bunderan Srandakan. Peresmian posko dilakukan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dhofiri didampingi Danrem 072/Pamungkas, Brigjen M Zamroni, Sabtu (1/6/2019) sore.

Peresmian dengan pengguntingan pita tersebut disaksikan jajaran direksi dan manajemen  RS PKU Muhammadiyah Bantul, Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul, Kapolres AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK, Dandim 0729/Bantul Letkol (Inf) Didi Casidi S.Sos, Muspika Srandakan dan  para petugas serta relawan. Usai pembukaan posko Kapolda sempat melakukan cek tensi dan diketahui jika tekanan darahnya  tergolong rendah yakni 100/80.


Baca Lainnya :

“Iya saya  semalam tidur setengah satu, bangun jam 03. Sampai sekarang belum tidur lagi,” kata Kapolda yang datang ke posko menggunakan motor gede bersama Danrem dan rombongan Harley Davidson (HD) Yogyakarta tersebut.

Dirinya mengaku memberi apresiasi atas apa yang dilakukan oleh RSU PKU Bantul. Karena hal tersebut sangat bermanfaat bagi para pemudik. Selain posko, dibagikan juga 100 paket obat bagi para pemudik yang melintas di bunderan Srandakan. Paket obat yang dibungkus dalam dompet besar berlogo RS PKU Muhammadiyah itu berisi  obat-obatan pertolongan pertama dan obat yang dibutuhkan termasuk bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh.


Baca Lainnya :

Direktur pelayanan medik RSU PKU Muhammadiyah Bantul, dr Umam Kurniawan didampingi Humas Budiyanto mengatakan pembukaan posko adalah untuk memberikan pelayanan medis  bagi pemudik yang melintas.

“Misalnya mereka mengalami gangguan kesehatan, butuh pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tensi silahkan bisa kami layani di posko. Termasuk kami beri obat-obatan ringan yang diperlukan. Selain juga kalau mengalami capek selama pejalanan,  monggo bisa mampir ke posko kami,” paparnya.

Dipilihnya wilayah bundaran Srandakan, karena dinilai sebagai tepat yang strategis. Mengingat selatan seperti disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X  merupakan ‘wajah’ DIY. Sehingga RS PKU turut mendukung hal tersebut. Apalagi dengan beroperasinya  bandara baru di wilayah Kulonprogo, diyakini volume pemudik di wilayah Selatan juga  menigkat.

“Selain juga dalam  agama ada ajaran mengenai memuliakan tamu. Nah mereka para pemudik  ini adalah tamu yang kita perlakukan sebaik-baiknya,” tandasnya. (yve)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini