mercon-meledak-di-kerumunan-puluhan-penonton-konser-musik-kecopetanKorban copet melihat hape yang diamankan petugas di Polsek Bantul usai melihat konser musik di Lapangan Trirenggo, Sabtu (27/8/2019) malam. (sari wijaya/koranbernas.id)


sri-wijaya

Mercon Meledak di Kerumunan, Puluhan Penonton Konser Musik Kecopetan

SHARE

KORANBERNAS.ID – Sejumlah penonton konser musik di Lapangan Trirenggo Bantul, Sabtu (27/7/2019) malam, menjadi korban copet. Mereka rata-rata kehilangan hape.

Dari pantauan koranbernas.id di Mapolsek Bantul Kota, hingga Minggu (28/7/2019) dini hari sedikitnya sudah 47 penonton melapor kehilangan handphone.


Baca Lainnya :

Korban dengan diantar rekan-rekanya melapor polisi dan memadati Mapolsek Bantul.

Anggota Polsek Bantul yang di-back up Polres terus melakukan pengejaran terhadap empat mobil yang diduga sebagai kendaraan untuk ngedrop para pencopet.


Baca Lainnya :

Dua mobil berhasil lolos dan dua mobil diamankan berikut sembilan orang yang diduga gerombolan pencopet.

Petugas juga sempat melakukan pengejaran ke area pemakaman, karena ada rombongan diduga pencopet lari ke sana. Namun mereka tidak tertangkap.

Sembilan orang yang diamankan itu menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bantul. Sementara para korban diminta mengecek puluhan hape yang berhasil diamankan petugas.

"Pas pertunjukan tiba-tiba ada yang menyulut mercon dijatuhkan ke tanah. Penonton kaget kemudian dorong-dorongan dan saya kerasa hape saya diambil. Tapi tidak tahu siapa yang ambil karena memang suasana riuh," kata Nugroho (17) pemuda asal Gunungkidul.

Senada dikatakan Waliyanto (27) warga Sleman yang mengaku hapenya hilang karena suasana berdesakan.

"Ada suara petasan disulut di tempat penonton. Kami kaget berdesak-desakan. Tahu-tahu hape saya hilang dan  saya  lapor polisi," katanya.

Kapolsek Kompol Munawar Sam mengatakan hingga Minggu dini hari yang sudah melapor kecopetan ada 47 orang.

Petugas segera menindaklanjuti, melakukan pengejaran ke beberapa wilayah dengan mengerahkan banyak anggota.

"Mereka yang ditangkap ini kemungkinan komplotan. Ketika dilakukan sidik jari ada yang datanya keluar dan ada yang tidak," kata Kapolsek.

Mereka yang berhasil didata merupakan warga Jawa Timur. “Kami masih mengejar dua mobil yang diduga bagian dari rombongan pencopet," katanya.

Adapun modusnya menyalakan mercon di tengah kerumunan penonton. Saat meledak terjadi keriuhan saling berdesakan. Saat itulah copet beraksi.

"Saya meminta masyarakat selalu waspada di mana pun termasuk saat pertunjukan musik yang mendatangkan massa," katanya. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini