atas1

Menristekdikti Resmikan Gedung Baru UNY

Sabtu, 02 Feb 2019 | 14:20:58 WIB, Dilihat 862 Kali - Oleh Dwi Suyono

SHARE


Menristekdikti Resmikan Gedung Baru UNY Menristekdikti Mohamad Nasir menandatangani prasasti saat meresmikan gedung baru di kampus UNY, Sabtu (2/2/2019). (dwi suyono/koranbernas.id)

Baca Juga : Tetes Air Mata Diponegoro Saat Peluk Kiai Mojo


KORANBERNAS.ID -- Di era disrupsi inovasi, perguruan tinggi ditargetkan melakukan pembelajaran sesuai dengan perkembangan teknologi dan selalu meningkatkan kualifikasi dan kemampuan para dosennya agar dapat bersaing dengan bangsa lain.

Proses pembelajaran secara daring (e-learning) telah dilakukan di berbagai perguruan tinggi Indonesia, dan ke depan akan jauh lebih banyak perguruan tinggi yang mengadopsi sistem ini.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir berharap dengan e-learning, Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi Indonesia bisa lebih tinggi dari APK saat ini (34,58).

“Kita berharap e-learning mampu meningkatkan APK Pendidikan Tinggi Indonesia,” ujar Menteri Nasir saat Peresmian Gedung Baru Development of Education in Seven Universities Project (7 in 1 Project) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (2/2/2019), di Performance Hall FBS UNY.

Menurut dia, sistem pembelajaran e-learning harus diimbangi peningkatan kompetensi dosen. Mahasiswa yang dihadapi dosen saat ini merupakan generasi milenial dan generasi Z. Dosen harus meningkatkan kompetensi keilmuan serta melakukan inovasi metode pembelajaran.

“Saya sampaikan amat penting untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi dosen. Kita harus bisa melakukan evaluasi diri, ada di mana posisi kita dibandingkan dengan negara lain, sehingga hal ini bisa dimanifestasikan para mahasiswa agar mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih bermakna bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia," papar Menristekdikti.

Dosen yang berkompetensi dan selalu sadar akan perkembangan ilmu akan membuat mahasiswa lebih kompetitif.

Guna meningkatkan kompetensinya, lanjut Nasir, mahasiswa perlu berinisiatif menggali ilmu dari berbagai sumber, salah satunya melalui materi pembelajaran dalam jaringan (online learning).

"Dari sisi mahasiswa, yang harus dibenahi adalah kesiapan belajar mandiri. Pembelajaran daring lebih banyak mengadopsi istilah self-directed learning, maka self-directed learning mahasiswa menjadi penting," papar Menteri Nasir.

Nasir percaya mahasiswa Indonesia sudah tidak asing dengan teknologi, sehingga mereka dapat lebih adaptif dengan online learning.

"Dari sisi literasi teknologi, saya kira tidak ada masalah yang berarti, karena mahasiswa kita saat ini pada dasarnya sudah merupakan digital native," ungkap Nasir.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa menyampaikan dalam IsDB 7 in 1 Project ini, pemerintah membangun 12 gedung baru untuk UNY.

Yaitu, Gedung Kuliah Umum, Gedung Pertunjukan, Pusat Pelatihan Bahasa Perpustakaan Digital, Pusat Kebugaran dan Olahraga, Laboratorium (Lab) Teknik Sipil dan Struktur, Lab Mesin dan Otomotif, Lab Elektronik dan Listrik, Lab Ekonomi dan Bisnis Terpadu, Lab Matematika dan IPA, Lab IPS Terpadu, Lab Pendidikan Usia Dini dan Sekolah Dasar.

Acara peresmian dihadiri Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na'im, Inspektur Jenderal Jamal Wiwoho, Dirjen Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron Mukti, perwakilan dari Islamic Development Bank (IsDB), Deputi Bidang Pembangunan  Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Subandi, para Rektor dari perguruan tinggi yang tergabung dalam 7in1 Project, para Rektor LPTK, para eselon II Kemenristekdikti, para pejabat serta civitas akademika UNY.

Membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur DIY Paku Alam X menyampaikan UNY berperan dalam mencerdaskan bangsa.

Harapannya, UNY mampu meningkatkan kinerja dan mempertahankan sebagai kampus agamis dan green campus.

Sebelum acara peresmian gedung baru, UNY melaksanakan kuliah umum bertema Menyiapkan Generasi Unggul, Kreatif dan Inovatif di Era Revolusi Industri 4.0, dihadiri para mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi UNY.

Mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi di enam universitas tergabung dalam 7in1 yaitu Unsyiah, Untan, ULM, Unsrat, UNG, UNESA, bisa mengikuti secara langsung kuliah umum itu. (sol)



Sabtu, 02 Feb 2019, 14:20:58 WIB Oleh : Sholihul Hadi 2470 View
Tetes Air Mata Diponegoro Saat Peluk Kiai Mojo
Jumat, 01 Feb 2019, 14:20:58 WIB Oleh : Masal Gurusinga 690 View
Masih Ada Sertifikat Tanah Belum Diserahkan
Jumat, 01 Feb 2019, 14:20:58 WIB Oleh : Prasetiyo 910 View
Tiket KA Prameks Dapat Dipesan Melalui KAI Access

Tuliskan Komentar