menjelang-idul-adha-bupati-tinjau-pasar-hewan-gampingBupati Sleman, Sri Purnomo, membagikan masker di sela-sela kunjungannya di Pasar Hewan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Rabu (15/7/2020). (istimewa)


bid-jalasutra

Menjelang Idul Adha, Bupati Tinjau Pasar Hewan Gamping

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2020, Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) melakukan peninjauan langsung di Pasar Hewan dan Rumah Potong Hewan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Rabu (15/7/2020).
 

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan Pasar Hewan Ambarketawang menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2020 sekaligus meninjau aktivitas perekonomian Pasar Hewan di tengah pandemi Covid-19.
 


Baca Lainnya :

Bupati Sri Purnomo mengatakan, kegiatan di Pasar Hewan Ambarketawang di tengah pandemi Covid-19 cukup ramai dan banyak transaksi.
 

“Di Pasar hewan ini banyak transaksi, banyak pedagang dan pembeli yang datang. Kita bersyukur di tengah pandemI Covid-19 ini perekonomian atau perdagangan hewan kurban menjelang Idul Adha tampak ramai,” kata Sri Purnomo.
 


Baca Lainnya :

Selain melakukan peninjauan, Sri Purnomo beserta jajarannya juga membagikan masker kepada pedagang maupun pembeli yang datang ke pasar hewan. Menurut Sri Purnomo, adanya aktivitas yang cukup ramai di pasar tersebut perlu diimbangi dengan adanya edukasi dan sosialisasi mengenai protokol kesehatan.
 

“Kita edukasi, kita mengingatkan kepada pedagang atau pun pembeli bahwa Covid-19 ini masih ada, datanya pun masih fluktuatif, sehingga kami perlu menyampaikan kepada mereka,” jelas Sri Purnomo.
Sementara Kepala DPPP, Heru Saptono, melaporkan menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 2020  aktivitas di Pasar Hewan Ambarketawang meningkat, baik ternak yang masuk maupun transaksi yang dilakukan di pasar hewan.

 

“Ada kenaikan berkisar sepuluh persen dibandingkan hari biasanya. Jika ternak yang masuk di hari biasanya sebanyak 250 ekor, saat ini menjadi 300 sampai 350 ekor dengan jumlah transaksi sebanyak 130 sampai 150 ekor per-pasaran,” jelas Heru.
 

Heru juga menuturkan, peningkatan juga terjadi untuk harga ternak yaitu sekitar 15 sampai 20 persen dibandingkan di hari–hari biasanya. Adapun kenaikan harga tersebut yaitu untuk sapi potong siap kurban berkisar Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per-ekor. Sedangkan harga kambing domba siap kurban berkisar Rp 300.000 sampai Rp 500.000.
 

Terkait kesiapan menjelang Idul Adha, Heru menyebut UPTD Pasar Hewan Ambarketawang telah melaksanakan langkah pencegahan yaitu pada bulan April dan Mei tahun 2020 pasar hewan hanya dibuka satu kali dalam sepuluh hari.
 

“Kami juga mewajibkan semua kendaraan, ternak dan pengunjung yang masuk pasar hewan untuk melewati gerbang disinfeksi dan juga dilakukan pengecekan suhu dan kelengkapan seperti masker dan lainnya,” kata Heru.
 

Selain langkah pencegahan bagi yang masuk ke lokasi pasar hewan, Heru juga mengatakan bahwa di pasar hewan telah disediakan tempat cuci tangan untuk para pengunjung atau pedagang serta disediakan pengeras suara untuk memberikan pengumuman dan imbauan agar tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini