atas

Masih Ada Sertifikat Tanah Belum Diserahkan

Jumat, 01 Feb 2019 | 23:07:54 WIB, Dilihat 348 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Masih Ada Sertifikat Tanah Belum Diserahkan

Baca Juga : Tiket KA Prameks Dapat Dipesan Melalui KAI Access


KORANBERNAS.ID -- Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Kabupaten Klaten berhasil menyelesaikan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2018. Melalui program itu berhasil diterbitkan 16.205 sertifikat atau melampaui target 16.200 bidang.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor ATR/BPN Klaten, Yohanes Agus Santosa, menjelaskan meski melebihi target namun lima bidang sertifikat itu akan dilaporkan ke atasan.

"Target 2018 ada 16.200 bidang tapi kami berhasil menerbitkan 16.205. Kelebihan lima bidang tetap kami laporkan ke atasan," kata Agus, Jumat (1/2/2019).

Hingga 23 Januari 2019 sudah ada 10.422 bidang sertifikat diserahkan ke pemiliknya. Terakhir penyerahan dilakukan di tiga desa wilayah Kecamatan Juwiring, pada 23 Januari, sebanyak 716 bidang sertifikat. Tiga desa tersebut adalah Ketitang, Bolopleret dan Gondangsari.

"Dalam waktu dekat akan diserahkan sejumlah 2.617 bidang. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait waktu penyerahannya. Sebab desa juga perlu waktu membuat dan mengedarkan undangan kepada pemiliknya. Yang jelas sertifikat diserahkan langsung ke pimilik. Jika berhalangan harus menunjuk wakil yang disertai surat kuasa," jelasnya.

BPN juga akan menyisakan sekitar 2.400-an sertifikat yang penyerahannya dilakukan setelah berkoordinasi dengan pusat.

Sertifikat yang belum diserahkan itu untuk wilayah Kecamatan Bayat, Wonosari, Wedi, Jogonalan, Cawas, Karanganom, Klaten Selatan dan Gantiwarno.

Proses penyerahan sertifikat tanah program PTSL juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Sertifikat harus diterima langsung pemilik. Jika pemilik berhalangan hadir agar menunjuk wakil dengan disertai surat kuasa.

Di tempat terpisah, Koordinator Program PTSL 2018, Sulistiyanto, mengatakan di Kabupaten Klaten PTSL 2018 menargetkan 30 ribu bidang namun tidak seluruhnya berwujud sertifikat. Pada 2018 telah selesai seluruhnya.

"Pada tahun 2019 targetnya 10 ribu bidang tersebar di 50 desa," ujar Sulis, panggilan akrab Sulistyanto yang juga Kasi Pengadaan Tanah Kantor ATR/BPN Klaten itu. (sol)



Jumat, 01 Feb 2019, 23:07:54 WIB Oleh : Prasetiyo 488 View
Tiket KA Prameks Dapat Dipesan Melalui KAI Access
Jumat, 01 Feb 2019, 23:07:54 WIB Oleh : Nila Jalasutra 227 View
KPU Sleman Hibahkan 1.230 Kotak Suara
Jumat, 01 Feb 2019, 23:07:54 WIB Oleh : Nila Jalasutra 396 View
Tiga Rumah Rusak Akibat Banjir Kali Opak

Tuliskan Komentar