atas

Mahasiswa Asing Ikuti Sekolah Musim Panas Tropis

Senin, 04 Mar 2019 | 14:12:23 WIB, Dilihat 123 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Mahasiswa Asing Ikuti Sekolah Musim Panas Tropis Duta Besar Thailand untuk Indonesia, HE Songphol Sukchan menyampaikan paparannya dalam ITFSS 2019 di UMY, Senin (4/3/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Wukirsari Desa Layak Anak di Lereng Merapi


KORANBERNAS.ID -- Sejumlah mahasiswa asing dari berbagai perguruan tinggi (PT) luar negeri mengikuti International Tropicakl Farming Summer School (ITFSS) 2019 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Mereka belajar beragam persoalan pertanian tropis dari untuk dikaji lebih lanjut.

ITFSS kali ini merupakan program sekolah musim panas tropis keempat kalinya. Program yang digelar pertama kali pada 2015 silam ini membahas tentang aktivitas pertanian yang dilakukan di negara-negara tropis yang menghasilkan produk pertanian.

Pembahasan pertanian tropis dilakukan karena sistem budidaya di daerah tropis berbeda dengan daerah lain seperti daerah yang beriklim sedang atau sub tropis. Kondisi alam, ekonomi dan sosio institusional dari produksi pertanian pun sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain selama periode waktu tertentu.

“Kegiatan ini memiliki dua tema, yakni akademik dan parwisata,” ujar Sekretaris Program Studi (prodi) Agroteknologi Fakultas Pertanian UMY, Dina Wahyudi Trisnawati disela pembukaan ITFSS 2019 di kampus setempat, Senin (4/3/2019).

Untuk bidang akademik, peserta membahas Agroekosistem Tropis, Sistem Pertanian Terpadu dan Pengelolaan Limbah Pertanian. Mereka mendapatkan pengajaran dari para ahli, mengikuti tutorial, diskusi, kunjungan lapangan, pekerjaan laboratorium, dan mengunjungi daerah pertanian tropis.

"Sedangkan untuk kegiatan sosial, mereka diajak mengunjungi kawasan budaya seperti Keraton Yogyakarta, Candi Borobudur dan lainnya," jelasnya.

Sementara Duta Besar Thailand untuk Indonesia, HE Songphol Sukchan mengungkapkan pembahasan mengenai persoalan pertanian tropis sangat penting untuk pengembangan komoditi. Sebagai negara tropis, Indonesia dan Thailand memiliki kesamaaan karakter di bidang pertanian.

“Mahasiswa thailand bisa belajar tentang pertanian dan ilmu lain di Indonesia melalui scholarship untuk bisa saling berbagi ilmu, termasuk dalam mengatasi isu-isu pertanian,” paparnya.

Thailand siap mendukung pengembangan knowladge based on practises atau ilmu berbasis penerapaan isu-isu dari kedua negara. Karena pendidikan menjadi salah satu isu utama yang terus dibahas di negara tersebut. (yve)



Senin, 04 Mar 2019, 14:12:23 WIB Oleh : Nila Jalasutra 205 View
Wukirsari Desa Layak Anak di Lereng Merapi
Senin, 04 Mar 2019, 14:12:23 WIB Oleh : Sholihul Hadi 431 View
Ada Gambar Penjual Jamu di Bus Transjogja yang Baru
Senin, 04 Mar 2019, 14:12:23 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 290 View
Merebut Ulang Kota Perjuangan

Tuliskan Komentar