atas1

Linda Permatasari, Tiap Minggu 10 Kilometer

Minggu, 21 Apr 2019 | 12:58:16 WIB, Dilihat 656 Kali - Oleh warjono

SHARE


Linda Permatasari, Tiap Minggu 10 Kilometer VP PT Bank Mandiri Persero Tbk Area Yogyakarta Linda Permatasari. (istimewa)

Baca Juga : Sambut Ramadan Iwapi DIY Santuni 1.000 Anak Yatim


PILIHAN olahraga yang terasa agak aneh. Umumnya, seorang bankir akan memilih olahraga “bergengsi”. Entah tenis, atau bahkan golf.

Tapi tidak demikian dengan Linda Permatasari, Vice President PT Bank Mandiri Persero Tbk Area Yogyakarta. Linda, sudah sejak 5 tahun ini menggemari olahraga murah meriah dan merakyat, lari.

Begitu cintanya, maka tak segan Linda mengayun kaki tiap Minggu atau akhir pekan. Jarak yang ditempuh pun tidak bisa dibilang pendek atau dekat. Terlebih bagi seorang wanita yang bukan atlet dan tidak lagi muda.

“Setiap Minggu sekitar 10 hingga 11 kilometer. Biasanya paling lama 1,5 jam. Kalau belum lari, rasanya ada yang kurang,” kata Linda, disela-sela ikut berlari 5 kilometer Road to Mandiri Jogja Marathon 2019, Minggu (21/4/2019).

Kegemaran Linda dengan olahraga lari ini, seiring dengan makin trendinya jenis olahraga ini di masyarakat. Sama halnya dengan booming bersepeda kala itu, sejak sekitar 5 tahun belakangan, lari memang menjadi pilihan baru bagi banyak kalangan. Bahkan anak-anak muda.

Di Yogyakarta, komunitas pelari pun terus bermunculan. Saban hari, ada saja yang terlihat sedang berlari untuk melatih diri, atau sekedar berolahraga ringan demi kebugaran.

“Bahkan yang berlatih malam hari pun ada. Dan banyak. Tapi kalau saya biasanya tetap pagi hari,” lanjut Linda.

Perihal Mandiri Jogja Marathon ke-3, yang bakal dihelat 28 April 2019, Linda juga mengaku siap untuk terlibat langsung. Bukan sekadar sebagai penyelenggara atau panitia, tapi juga ikut berlari marathon bersama yang lain.

“Direksi saja turun mas. Saya pasti juga akan ikut lari. Ini kan olahraga yang mestinya siapapun bisa karena sangat hemat nyaris tanpa biaya,” katanya.

Persiapan untuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2019 sendiri sejauh ini sudah maksimal. Selain melibatkan komunitas pelari dari berbagai kota dan atlet lari nasional dan bahkan pelari dari mancanegara, kegiatan ini juga disiapkan begitu rupa agar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Selain dampak ekonomi berupa tamu hotel dan wisata kuliner, masyarakat di pedesaan yang menjadi rute MJM, juga dilibatkan dengan program padat karya dan corporate social responsibility (CSR).

“Semoga kami dapat menjadikan MJM ini sebagai event tahunan karena pemda pun mengharapkan demikian,” pungkasnya. (SM)



Minggu, 21 Apr 2019, 12:58:16 WIB Oleh : Sholihul Hadi 751 View
Sambut Ramadan Iwapi DIY Santuni 1.000 Anak Yatim
Minggu, 21 Apr 2019, 12:58:16 WIB Oleh : warjono 516 View
Persiapan Jelang MJM 2019, 50 Pelari Tempuh 5K di Kota Jogja
Sabtu, 20 Apr 2019, 12:58:16 WIB Oleh : Masal Gurusinga 313 View
Warga Sakit dan Lansia Tidak Nyoblos

Tuliskan Komentar