atas1

Kopi Lokal Makin Mendapat Tempat di Legend Coffee

Minggu, 17 Mar 2019 | 21:44:23 WIB, Dilihat 1282 Kali - Oleh warjono

SHARE


Kopi Lokal Makin Mendapat Tempat di Legend Coffee Suasana taman depan dari Legend Coffee Kotabaru. (surya mega/koranbernas.id)

Baca Juga : Lawan Hujan, Ratusan Anak Unjuk Kebolehan


KORANBERNAS.ID—Cita rasa kopi lokal ternyata makin disuka oleh penggemar kopi. Tak heran, tempat-tempat menikmati kopi di Jogja, juga mulai membawa kopi-kopi lokal dalam daftar sajian mereka.

Di Legend Coffee, salah satu tempat nongkrong legendaris di Yogyakarta ini, kopi lokal juga tersaji. Kopi Menoreh menjadi satu dari deretan kopi-kopi nusantara yang masuk daftar menu harian.

“Selain Menoreh, kami juga meracik kopi Bali dan kopi-kopi lain dari penjuru Nusantara. Deretan kopi dari Indonesia ini, melengkapi berbagai jenis minuman, termasuk minuman-minuman western non alkohol,” kata General Manager Legend Coffee, Juita Sijabat, Sabtu (16/3/2019). Legend Coffee sendiri, sudah mulai beroperasi lagi, setelah 5 bulan tutup karena renovasi. Renovasi dlakukan, dalam rangka untuk mengupgrade kafe ini setelah beroperasi sejak 6 tahun silam.

Menurut Juita, selain kopi, Legend Coffee juga mengenalkan berbagai menu baru, tanpa meninggalkan menu legendarisnya nasi goreng ikan asin.

Dari sisi operasional. cafe yang dulunya buka 24 jam, karena banyak pertimbangan buka pukul 09.00 hingga 03.00 WIB dini hari berikutnya. Lokasinya semakin cozy (nyaman dan rileks) dan homy serta dilengkapi dengan wifi sangat kencang.

Kemudian dari sisis ekterior dan interior, kafe ini disulap dengan berbagai taman yang asyik untuk nongkrong.

Ornament serba hijau segar dan lighting yang indah tidak hanya ditemui di sisi luar, tapi juga bagian dalam kafe. Sementara di bagian depan, dilengkapi dengan open bar yang ditonjolkan. Sehingga para pelanggan dapat menikmati bagaimana para barista lincah meracik kopi pesanan. Berbagai macam kopi disediakan untuk para pecinta kopi.

Bagi komunitas yang ingin mengadakan acara juga disediakan ruang tribun, lengkap dengan alat-alat presentasi. Jika tidak lagi dipakai, ruangan ini juga bisa dipakai untuk makan dan minum sambil lesehan.

“Kami tawarkan suasana retro tapi juga mengandung unsur milenial. Arsitektur dibuat sedemikian rupa untuk menambah kenyamanan,” kata Juita.

Juita Sijabat, General Manager Legend Coffee. (surya bernas/koranbernas.id) 

Ada tiga bagian area yang ditawarkan oleh Legend Coffee, bangunan timur, barat serta garden atau taman. Sedangkan Games Area yang dulu banyak dikenal kini telah dilebur dan dijadikan beberapa lokasi pertemuan dan kursi pelanggan.

“Kapasitas bisa mencapai 400 orang. Dalam sehari hingga 2.000 pelanggan datang di akhir pekan,” kata dia.

Persaingan

Renovasi dan inovasi dalam menu serta pelayanan ini, merupakan bagian dari strategi Legend Coffee untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan. Upaya ini, menurut operasional Legend Coffee Achadi Widiantoro, adalah hal wajib agar bisa berkompetisi dengan yang lain.

Sebagaimana diketahui, bisnis kafe di Yogyakarta terus berkembang. Banyak tempat kongkow baru yang mengusung konsep milenial.

Berbagi minuman ala Barat, non alkohol pastinya, juga disediakan. Termasuk makanannya juga ada yang kebarat-baratan. Namun menu tradisional juga ada.

“Tempat nongkrong dengan wi-fi gratis untuk pelanggan mengakses internet sudah menjadi kewajiban. Itu untuk menambah kenyamanan para pelanggan,” kata Achadi Widiantoro, Direktur Operasional Legend Coffee Yogyakarta.

Ke depan, inovasi masih akan dilakukan. Menurut Juita, Legend Coffee akan mengeksplor menu-menu Barat dan menu Oriental sebagai pelengkap sajian. (SM)



Minggu, 17 Mar 2019, 21:44:23 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 432 View
Lawan Hujan, Ratusan Anak Unjuk Kebolehan
Minggu, 17 Mar 2019, 21:44:23 WIB Oleh : Nanang WH 465 View
Lansia Meninggal Terpanggang Diatas Ranjang
Minggu, 17 Mar 2019, 21:44:23 WIB Oleh : Nila Jalasutra 894 View
PPNI Sleman Selenggarakan Bakti Sosial

Tuliskan Komentar