atas1

Kontes Hewan, agar Kualitas Ternak di Temanggung Semakin Dikenal

Selasa, 26 Nov 2019 | 12:57:44 WIB, Dilihat 331 Kali
Penulis : Endri Yarsana
Redaktur

SHARE


Kontes Hewan, agar Kualitas Ternak di Temanggung Semakin Dikenal Kontes Hewan Ternak untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sekaligus untuk mempromosikan ternak di wilayah Temanggung. (endri yarsana/koranbernas.id)

Baca Juga : Bukan Tokyo atau Osaka, Ini Daftar Kota Terindah di Jepang


KORANBERNAS.ID -- Sebanyak 79 peternak dengan 105 ekor hewan ternak mengikuti Kontes Hewan Ternak di Pasar Hewan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Kontes ini digelar dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas hewan ternak sekaligus untuk mempromosikan ternak-ternak yang ada di wilayah kota penghasil tembakau ini supaya banyak dikenal oleh masyarakat lebih luas lagi.
 

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dinakan) Temanggung, Slamet Saryono, ketika ditemui disela-sela penilaian Kontes Hewan Ternak, Selasa (26/11), mengatakan selama ini Temanggung sudah dikenal sebagai penghasil hewan ternak yang berkualitas. Bahkan permintaan hewan ternak asal Temanggung dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Selama ini, untuk ternak domba, permintaan dari luar daerah sangat tinggi, apalagi menjelang perayaan Idul Qurban.
 

"Untuk Kontes Hewan Ternak ini memang perlu dilakukan dengan harapan para peternak dari Temanggung bisa semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas hewan ternaknya. Dengan adanya kontes seperti ini paling tidak bisa memicu semangat para peternak di Temanggung," ujarnya.
 

Tak hanya dari wilayah Kabupaten Temanggung, kontes ini diikuti hewan ternak dari luar daerah seperti Magelang, Wonosobo, dan Semarang. Peserta luar daerah ada yang diundang, tetapi tidak jarang adalah hasil dari komunikasi antar-komunitas ternak. “Mereka kita ajak berlomba-lomba menghasilkan ternak yang berkualitas sehingga harganya bisa baik,” kata Slamet Saryono.

Ada empat jenis ternak yang dilombakan pada kontes ini, yakni sapi, domba, kambing dan ayam. “Kami terus tingkatkan kualitas dan kuantitas ternak dengan pemberian stimulan, berupa indukan dan pejantan atau bibit terbaik,” kata Slamet.
 

"Ada perkembangan positif dari dunia peternakan yakni munculnya komunitas peternak sapi khusus untuk kontes. Dari peternak muda ini mengarahnya pada kualitas, artinya memilih bibit yang bagus dan dalam kurun waktu tertentu dibesarkan sehingga hasilnya betul-betul menguntungkan,” lanjutnya.
 

Sementara itu Ketua Tim Penilai Kontes Hewan Ternak, Drh Daud Syamsudewa, menjelaskan terdapat sejumlah komponen yang dinilai seperti untuk bakalan indukan dan pejantan dilihat dari kesehatan organ reproduksi dan organ lainnya, serta dilihat dari bobot dan umurnya. Untuk kelas ekstrem, selain kesehatannya juga bobotnya, yakni paling berat dan besar.
 

Menurut Daud, kontes ternak berdampak positif pada dunia peternakan di tanah air. Mereka berlomba memberikan hal yang terbaik untuk ternak, sehingga ada inovasi -inovasi dan motivasi dalam pembibitan dan pemeliharaan ternak kedepannya. (eru)



Selasa, 26 Nov 2019, 12:57:44 WIB Oleh : Redaktur 2805 View
Bukan Tokyo atau Osaka, Ini Daftar Kota Terindah di Jepang
Selasa, 26 Nov 2019, 12:57:44 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 396 View
Resep Sate Ini Memenangkan Kompetisi Berhadiah Rp 50 Juta
Selasa, 26 Nov 2019, 12:57:44 WIB Oleh : Endri Yarsana 325 View
Perlu Solusi Tata Kelola Perdagangan Tembakau

Tuliskan Komentar