atas1

Khitanan, Anak-anak Lebih Sehat

Sabtu, 20 Apr 2019 | 15:37:09 WIB, Dilihat 489 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Khitanan, Anak-anak Lebih Sehat Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun bersama anak-anak yang mengikuti kegiata. khitanan massal Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-103, Sabtu (20/4/2019).(istimewa)

Baca Juga : Menteri Basuki Jadi Atlet Sleman


KORANBERNAS.ID--Berbagai Kegiatan diselenggarakan dalam Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-103. Kali ini Pemkab Sleman menyelenggarakan kegiatan Bakti Sosial Khitanan Massal di Puskesmas Rawat Inap Sleman, Nyaen, Pandowoharjo, Sleman pada Sabtu (20/4/2019).

Perwakilan Koordinator Bidang Baksos Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-103, Bambang Suharjana mengatakan bahwa sasaran peserta khitanan massal adalah anak usia SD dan diutamakan warga Kabupaten Sleman. Target peserta khitanan massal sejumlah 103 anak sesuai usia Kabupaten Sleman. Hingga pelaksanaan khitanan massal, ada sebanyak 70 anak yang mendaftar.

“Kuota pendaftaran yang tersisa 33 orang tetap kami buka hingga sebelum pelaksanaan Hari Jadi Kabupaten Sleman 15 Mei 2019 nanti dengan mendaftar di Puskesmas Rawat Inap Sleman ini,” kata Bambang.

Menurutnya khitan merupakan sunah nabi dan bertujuan untuk membersihkan kotoran (smegma) di kulit yang menutupi ujung penis (preputium). “Smegma dan sisa air kencing tersembunyi diantara preputium yang menutupi penis. Jika sudah disunat kotoran tersebut akan bersih,” jelas Bambang.

Dalam baksos tersebut Pemkab Sleman melibatkan tenaga medis dokter RSUD dan Puskesmas serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sleman.

”Kami juga menggandeng Baznas yang memberikan paket bantuan terdiri dari tas, buku, sarung dan uang saku serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman yang memberikan bibit tanaman buah pada anak-anak peserta khitanan massal,” tambahnya.

Sementara Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun yang hadir membuka khitanan masal mengatakan sangat mendukung kegiatan tersebut. Kegiatan ini juga merupakan upaya Pemkab Sleman dalam meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat.

Menurutnya kegiatan khitanan massal bermanfaat untuk mendidik masyarakat agar berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Secara langsung maupun tidak langsung, khitanan massal ini dapat menanamkan pendidikan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini,” kata Sri Muslimatun.

Sri Muslimatun berharap melalui kegiatan baksos ini dapat membawa manfaat dan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi medis maupun ajaran agama Islam.

“Khitan mempunyai manfaat yang sangat penting bagi kesehatan, karena dapat membersihkan kotoran yang tersembunyi pada alat vital laki-laki,” tambahnya. (yve)



Sabtu, 20 Apr 2019, 15:37:09 WIB Oleh : Nila Jalasutra 298 View
Menteri Basuki Jadi Atlet Sleman
Sabtu, 20 Apr 2019, 15:37:09 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 448 View
Suka Dangdut ? The Voice Buka Kesempatan
Sabtu, 20 Apr 2019, 15:37:09 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 2688 View
Jadwal Dipercepat, USBN SD dan UNBK Berbarengan

Tuliskan Komentar