atas

Kemensos Bantu Korban Banjir Indramayu

Rabu, 10 Apr 2019 | 16:21:59 WIB, Dilihat 233 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Kemensos Bantu Korban Banjir Indramayu Kemensos RI mengirim bantuan ke korban terdampak banjir Indramayu, Selasa (9/4/2019). (Istimewa)

Baca Juga : Tidak Boleh Ada Perangkat CCTV di TPS


KORANBERNAS.ID -- Kementerian Sosial (keme sos) RI mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu. 

"Untuk perlindungan warga terdampak banjir di Indramayu, Kemensos telah mendorong logistik ke lokasi bencana dan sudah mulai disalurkan mulai kemarin," kata Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Ia mengatakan bantuan logistik disalurkan bertahap berupa lauk pauk, makanan anak, mie instan, family kit, kids ware, food ware, perlengkapan Tagana, tenda gulung, kasur lipat, paket sandang, dan selimut. Total bantuan mencapai Rp482.225.775.

Banjir di Indramayu terjadi sejak Senin, 8 April 2019 merendam lima kecamatan yakni Indramayu, Sindang, Lohbener, Cantigi, Pasekan. Ketinggian air bervariasi mencapai 1 meter. 

Tim Kemensos mencatat sampai dengan Selasa siang (9/4/2019) sebanyak 11.079 jiwa/3.310 KK terdampak dan ribuan jiwa mengungsi.

Akibat banjir sebanyak 3.206 unit rumah terendam. Hingga Selasa malam warga bertahan di rumah-rumah keluarga dan fasilitas umum dan tempat lainnya. 

Bupati Indramayu telah mengeluarkan Surat Keputusan Pernyataan Darurat selama dua pekan atau 14 hari. Terhitung mulai 8 sampai dengan 21 April 2019.

"Tim Kementerian Sosial telah berada di lokasi bersama dengan Dinsos Provinsi Jawa Barat untuk pendorongan logistik dan Dinsos Indramayu tentang langkah langkah yang harus dilakukan," tutur Menteri. 

Sebanyak 32 personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Indonesia dikerahkan untuk membantu evakuasi, distribusi logistik, mendirikan dan mengelola Dapur Umum. 

"Untuk pemenuhan kebutuhan makan warga telah didirikan Dapur Umum sejak Senin malam yakni di Desa Plumbon dengan kapasitas produksi 3.200 bungkus per hari," kata Mensos. 

Kemudian, lanjutnya, atas pertimbangan teknis maka pada Selasa malam dipindahkan ke Kecamatan Pasekan di Balai Desa Pagirikan untuk menjangkau warga terdampak sekaligus agar lokasi dapur umum aman dari banjir. 

"Seiring dengan telah terbitnya SK Tanggap Darurat, maka Pemkab Indramayu nantinya dapat mengajukan ke Bulog untuk mengeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga 100 ton," katanya.(*)



Rabu, 10 Apr 2019, 16:21:59 WIB Oleh : Sholihul Hadi 437 View
Tidak Boleh Ada Perangkat CCTV di TPS
Rabu, 10 Apr 2019, 16:21:59 WIB Oleh : V. Kirjito, Pr. , Rohaniwan, Pemerhati Budaya Air Hujan. 363 View
Air yang Berbicara
Selasa, 09 Apr 2019, 16:21:59 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 740 View
Para Pensiunan 2049, Horor Teater Gandrik

Tuliskan Komentar