atas

Kejar Beasiswa, Mahasiswa Antusias ke Luar Negeri

Rabu, 06 Feb 2019 | 13:13:55 WIB, Dilihat 430 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Kejar Beasiswa, Mahasiswa Antusias ke Luar Negeri Pengunjung memadati pameran beasiswa dan pendidikan tinggi internasional, Indonesia Scholarship Festival (ISF) di Sportorium UMY, Rabu (6/2/2019). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Fraksi PKB Pertanyakan Tarif Diklat Rp 30 Juta Per Orang


KORANBERNAS.ID --Lebih dari 3.000 mahasiswa dari berbagai daerah memadati Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (6/2/2019). Mereka antusias melihat satu persatu stand perguruan tinggi (PT) berbagai negara dalam pameran beasiswa dan pendidikan tinggi internasional, Indonesia Scholarship Festival (ISF).

Mereka bertanya peluang kuliah gratis di 30 PT top dunia, baik di dalam negeri mauupun luar negeri. Sebut saja Kemendikbud, Pusbindiklatren Bappenas, Nuffic Neso, Erasmus+, AMINEF (Fulbright), DAAD, dan Australia Awards. Selain itu institusi pendidikan, lembaga bahasa Inggris.

"Aku jauh-jauh datang dari Semarang untuk lihat pameran ini untuk cari info beasiswa dari Fullbright," ungkap Mega Widya, mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah kepada koranbernas.id disela pameran.

Mahasiswi semester VIII Jurusan Politik Pemerintahan tersebut mengaku ingin melanjutkan pendidikannya ke bidang Politik Lingkungan luar negeri. Karenanya dia bersama teman-temannya rela jauh-jauh datang ke Yogyakarta untuk mendaftarkan diri.

"Kami menginap di Jogja dari kemarin. Dari Semarang naik motor bareng-bareng," jelasnya.

Dipilihnya bidang Politik Lingkungan, menurut Mega jadi tantangan sendiri baginya sebagai generasi muda. Ditengah berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di dunia, termasuk di Indonesia, dia ingin mempelajarinya dari sisi keilmuan.

"Aku berharap bila dapat beasiswa nanti bisa ikut berperan cari solusi dari masalah lingkungan dan sosial," ungkapnya.

Sementara Nur Fatimah Yulianti, lulusan Undip Jurusan Sastra Jepang mengaku senang sekali ada pameran pendidikan seperti ISF. Dia bisa mendapatkan kesempatan untuk mencari berbagai informasi tentang beasiswa ke Jepang di satu tempat sekaligus. Nur rela jaih-jauh datang dari Semarang untuk mencari informasi beasiswa dari Universitas Waseda, salah satu dari dua universitas swasta paling prestisius di Jepang.

"Saya ingin mendalami linguistik bahasa Jepang setelah kemarin barus saja lulus Sastra Jepang," ungkapnya.

Dia memilih Linguistik karena Jepang memberikan banyak peluang kerja bagi sumber daya manusia (SDM) dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Karenanya diharapkan dengan belajar lebih dalam tentang Jepang dari sisi bahasa, dia akan mendapatkan peluang yang sama.

Puguh Prasetyo Mulyo SE, Program Manajer ISF menjelaskan, ISF kali ini bertemakan "Mengintegrasikan Pendidikan dengan Inovasi Menuju Generasi Emas Indonesia tahun 2045". Jumlah pendaftar untuk ISF kali ini lebih dari 18 ribu dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta dan kota-kota lainnya.

"Pendaftar paling banyak dari jogja yang mencapai lebih dari delapan ribu orang," jelasnya.

Pameran digelar berturut-turut di tiga kota. Sebelum di UMY, pameran serupa digelar di Balai Sudirman Jakarta pada Senin (4/2/2019). Pameran yang sama akan kembali digelar ketigakalinya di Universitas Airlangga Surabaya pada Jumat (8/2/2019). (yve)



Rabu, 06 Feb 2019, 13:13:55 WIB Oleh : Sholihul Hadi 2262 View
Fraksi PKB Pertanyakan Tarif Diklat Rp 30 Juta Per Orang
Rabu, 06 Feb 2019, 13:13:55 WIB Oleh : W Asmani 204 View
Perayaan Imlek untuk Semua Golongan
Rabu, 06 Feb 2019, 13:13:55 WIB Oleh : Sari Wijaya 235 View
Kalau Rugi Ya Ditutup

Tuliskan Komentar