atas1

Kecamatan Gamping Juara Festival Ketoprak

Minggu, 21 Jul 2019 | 21:13:36 WIB, Dilihat 488 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Kecamatan Gamping Juara Festival Ketoprak Penutupan festival ketoprak antarkecamatan di Sleman, Sabtu (20/7/2019). (istimewa)

Baca Juga : Tanaman Parijoto Tidak Tahan Cuaca Panas


KORANBERNAS.ID -- Kecamatan Gamping menjadi penyaji terbaik I gelaran Festival Ketoprak Antarkecamatan 2019 se-Kabupaten Sleman yang diselenggarakan 12-20 Juli di Lapangan Baratan Candibinangun Pakem.

Lakon Mawar Ing Watu Candi yang dibawakan grup ketoprak Kecamatan Gamping tersebut mendapat nilai tertinggi dari dewan juri dan mampu menyisihkan 16 kontingen kecamatan lainnya.

Selain menjadi penyaji terbaik, kontingen Kecamatan Gamping juga menyabet tiga penghargaan kategori perorangan, yaitu sutradara terbaik, penata iringan terbaik dan pemeran putra terbaik (pemeran Bandung).

Camat Gamping, Arif Marwoto, menyatakan sangat bersyukur dan bangga dengan prestasi kontingen ketoprak dari kecamatan yang dipimpinnya.

Kontingen ketoprak Kecamatan Gamping merupakan warga dari lima desa di kecamatan itu.

 “Saya sangat mengapresiasi kesenian ketoprak ini karena ternyata banyak sekali bibit-bibit seniman di Kecamatan Gamping. Regenerasi bisa berjalan dengan baik dan mudah karena kelompok ketoprak benar-benar menjadi milik warga Kecamatan Gamping,” ungkap Arif.

Penghargaan lainnya dalam event ini penyaji terbaik II diraih kontingen Kecamatan Berbah dengan lakon Ki Ageng Mangir, penyaji terbaik III kontingen Kecamatan Sleman membawakan lakon Singasari Panglong.

Juara Harapan I diraih kontingen Kecamatan Cangkringan yang membawakan lakon Pedut ing Singasari, harapan II kontingen Kecamatan Mlati dengan lakon Sukerta Tapak Liman serta harapan III Kecamatan Tempel dengan lakon Tombak Kiai Pleret.

Sedangkan pembinaan terbaik diraih Kecamatan Depok dengan lakon Rara Mangli.

Penghargaan penata busana terbaik diraih kontingen Kecamatan Cangkringan, penata artistik terbaik kontingen Kecamatan Sleman.

Pemeran Pembayun dalam lakon Ki Ageng Mangir dari kontingen Kecamatan Berbah terpilih sebagai pemeran putri terbaik.

Pemeran pembantu putra terbaik adalah pemeran Lurah Slarong dalam lakon Ki Ageng Mangir, pemeran pembantu putri terbaik adalah pemeran Sunthi dalam lakon Sukerta Tapak Liman dari kontingen Kecamatan Mlati. 

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Aji Wulantara,  menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakannya festival tersebut untuk menggali dan menjaring potensi seniman di masyarakat.

Event ini juga sebagai wujud kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kelestarian kehidupan seni.

Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes yang menutup festival tersebut, Sabtu (20/7/2019), menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya event budaya yang cukup besar serta melibatkan seluruh kecamatan.

Selain sebagai ajang memunculkan generasi penerus seniman seniwati ketoprak, festival semacam ini juga menjadi sarana hiburan bagi masyarakat.

Antusiasme dan respons warga Sleman selama kegiatan festival berlangsung sangat tinggi. Ini terlihat dari banyaknya penonton, dari awal hingga akhir pelaksanaan.

Kegiatan seni budaya selain untuk nguri-uri potensi kebudayaan, juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Event ini menumbuhkan kegiatan ekonomi masyarakat dengan munculnya banyak pedagang di sekitar acara,” ujarnya. (sol)



Minggu, 21 Jul 2019, 21:13:36 WIB Oleh : Nila Jalasutra 515 View
Tanaman Parijoto Tidak Tahan Cuaca Panas
Minggu, 21 Jul 2019, 21:13:36 WIB Oleh : Nila Jalasutra 271 View
Peserta Tour de Merapi Disuguh Kuliner Lokal
Minggu, 21 Jul 2019, 21:13:36 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 392 View
Juki Kill The DJ Sebut Ari WVLV Unik

Tuliskan Komentar