atas1

Kawasan Wisata Ini Jadi Lintasan STR

Minggu, 14 Jul 2019 | 18:30:20 WIB, Dilihat 104 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Kawasan Wisata Ini Jadi Lintasan STR Sri Purnomo masuk finish setelah ikut lari 13 KM dalam kegiatan Sleman Temple Run 2019 di Kawasan Wisata Candi Banyunibo, Minggu (14/7/2019).(istimewa)

Baca Juga : Melati, Andalan Dandim Purbalingga Membangun Karakter


KORANBERNAS.ID--Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman kembali menyelenggarakan event lari Sleman Temple Run (STR) 2019 yang dipusatkan di Kawasan Wisata Candi Banyunibo, Minggu (14/7/2019).

Event ini diikuti 808 peserta, 25 diantaranya merupakan peserta asing yang berasal dari 13 negara. Ada tiga kategori yang dilombakan, yaitu kategori 25K, kategori 13K dan kategori 7K.

Kepala Dispar Kabupaten Sleman, Sudarningsih mengatakan, bahwa Sleman Temple Run tahun 2019 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut dilihat dari jumlah peserta yang lebih banyak.

“Pada tahun 2018, jumlah peserta Sleman Temple Run sebanyak 500 orang. Sedangkan tahun 2019 sebanyak 808 peserta,” katanya.

Selain itu, Sudarningsih juga menjelaskan bahwa event Sleman Temple Run 2019 ini terdapat kategori tambahan yaitu kategori 7K. Sampai saat ini, Sleman Temple Run telah diselenggarakan selama 5 kali.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dilepas oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo yang sekaligus turut serta dalam event lari tersebut dengan mengikuti kategori 13K.

Peserta event Sleman Temple Run 2019 tampak memenuhi kawasan Candi Banyunibo sejak pukul 05.00 WIB.

Setelah dilepas oleh Bupati Sleman, peserta dari tiga kategori event lari tersebut diberikan jalur yang berbeda dengan menjadikan beberapa wisata candi sebagai rute. Diantaranya Candi Banyunibo, Candi Barong, Spot Riyadi, Tebing Breksi dan Candi Ijo.

Seluruh peserta tampak antusias dalam mengikuti event tersebut. Tidak hanya peserta dewasa, beberapa peserta tampak masih usia anak-anak yang dibawa serta oleh orangtuanya.

Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi event lari, akan tetapi juga menjadi ajang promosi dan memperkenalkan secara luas kawasan – kawasan wisata di Sleman.

“Ini sangat menarik, menyenangkan, penuh tantangan juga. Setiap tahun kita selenggarakan dan sangat bagus untuk memperkenalkan wisata candi kita,” katanya. (SM)



Minggu, 14 Jul 2019, 18:30:20 WIB Oleh : Surya Mega 103 View
Melati, Andalan Dandim Purbalingga Membangun Karakter
Minggu, 14 Jul 2019, 18:30:20 WIB Oleh : Surya Mega 116 View
Deteksi Risiko Penyakit Lebih Akurat, Begini Caranya
Minggu, 14 Jul 2019, 18:30:20 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 136 View
Penyakit Ini Dikenal dengan Seribu Wajah

Tuliskan Komentar