atas

Kawasan Wisata Berubah Jadi Semak Belukar

Senin, 08 Apr 2019 | 20:55:40 WIB, Dilihat 159 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Kawasan Wisata Berubah Jadi Semak Belukar Kawasan wisata Desa Solodiran Kecamatan Manisrenggo yang kini jadi semak belukar akibat berhentinya pembangunan sejak akhir 2017 lalu. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Harganya Jutaan, Biji Pohon Ini untuk Cicil Motor


KORANBERNAS.ID--Pembangunan kawasan wisata Desa Solodiran Kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten oleh pemerintah desa setempat terhenti di tengah jalan. Pasalnya terjadinya kekosongan kepala desa (kades) dan kades sebelumnya tidak pernah melibatkan perangkat desa dalam proses pembangunan.

Kepala Desa lama Ariyanta Sigit Suwanta terpaksa mengundurkan diri karena maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Klaten dan kades terpilih belum dilantik

“Mengapa pembangunannya berhenti, karena tidak adanya kades definitif. Kami menunggu kades terpilih dilantik. Harapan kami, kades yang baru nanti melanjutkan pembangunan,” kata Pj Kades Solodiran, Suwardi, Senin (8/4/2019).

Suwardi yang sehari-hari menjabat Sekretaris Desa Solodiran menjelaskan, pelantikan kades terpilih hasil pilkades serentak 13 Maret lalu akan dilaksanakan pada 16 Mei 2019 mendatang.

Saat ditanya sejak kapan pembangunan Kawasan Wisata Desa Solodiran terhenti, Suwardi menjawab sejak akhir 2017.

Dia juga tidak tahu menahu berapa anggaran yang sudah terserap untuk pembangunan kawasan wisata sejak awal 2017 itu, karena dananya dari pribadi Kades Ariyanta Sigit Suwanta.

“Berapa anggaran yang sudah terserap ya tidak ada yang tahu. Sebab perangkat desa tidak ada yang dilibatkan. Jadi setelah besok pelantikan kades yang baru ya kami laporkan apa adanya,” ujarnya.

Warga yang tinggal di sekitar kawasan wisata mangkrak itu mulai mempertanyakan kelanjutan pembangunan. Pasalnya sejak awal ada pembangunan warga sangat senang bakal ikut berkontribusi. Seperti misalnya mau berjualan, jadi karyawan dan lain sebagainya.

Namun setelah mengetahui pembangunan tersendat dan berhenti sejak akhir 2017, wargapun menjadi pesimis dan kecewa. Apalagi saat ini kondisi lokasi dibangunnya kawasan wisata menjadi semak belukar.

“Awalnya kami senang, semangat dan mendukung program Pak Kades. Namun setelah tidak ada pembangunan lanjutan ya kecewa juga. Nanti nunggu Pak Kades yang baru mau melanjutkan apa tidak,” terang Teguh, warga Desa Solodiran.

Lokasi Kawasan Wisata Desa Solodiran terletak di aliran kali yang berjarak sekitar 300 meter di belakang Kantor Kepala Desa Solodiran. Pada awal pembangunan dengan membangun beberapa unit gazebo dan menormalisasi kali. Jalan kampung dan jembatan sekitar umbul juga sudah dibangun. Namun sejak akhir 2017 pembangunan terhenti.

Akibat tidak adanya aktivitas pembangunan, kawasan wisata tersebut menjadi kotor, tidak terawat dan tumbuh semak belukar. Warga berharap agar kades yang baru melanjutkan pembangunan kawasan wisata hingga selesai. (SM)

 



Senin, 08 Apr 2019, 20:55:40 WIB Oleh : Nanang WH 5069 View
Harganya Jutaan, Biji Pohon Ini untuk Cicil Motor
Senin, 08 Apr 2019, 20:55:40 WIB Oleh : Nanang WH 238 View
Mutasi Dan Promosi Pejabat Bukan Karena Suka
Senin, 08 Apr 2019, 20:55:40 WIB Oleh : Nila Jalasutra 120 View
Kali Waras Disulap Jadi Indah

Tuliskan Komentar