atas1

Kasus Positif di Bantul Melonjak
Kluster Indogrosir Bertambah

Senin, 11 Mei 2020 | 20:40:06 WIB, Dilihat 216 Kali
Penulis : Sari Wijaya
Redaktur

SHARE


Kasus Positif di Bantul Melonjak Ilustrasi

Baca Juga : Berkah dari Wabah, Dhiya Juara 2 Lomba Vlog Polda Jateng


KORANBERNAS.ID, BANTUL--Kasus positif Virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Bantul mengalami lonjakan. Selama tiga hari berturut-turut kasus bertambah. Pada Sabtu (9/5/2020) bertambah 4 yakni Laki-laki (24 tahun) dirawat di PKU Bantul , laki-laki (48 tahun) serta laki-laki (44 tahun) dirawat di RS Lapangan. Ketiganya adalah kluster Indogrosir. Ada pula seorang anak perempuan ( 13 tahun) dirawat di RS Panembahan Senopati yang merupakan pengembangan kluster tabligh Jakarta.

Jumlah ini, pada Minggu (10/5/2020) bertambah satu pasien perempuan (57 tahun) yang dirawat di RS Elizabeth. Riwayat jamaah kluster Gereja GPIB Ngupasan.

“Dan hari ini hingga pukul 17.00 WIB ada penambahan empat orang pasien positif. Semua adalah kluster Indogrosir,”kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bantul, dr Sri Wahyu Joko Santoso atau akrab disapa dr Oky,Senin (11/5/2020) petang. Dengan demikian kluster Indogdosir di Bantul total ada tujuh orang.

Adapun empat positif tersebut adalah pria (25 tahun), pria (32 tahun),pria (25 tahun) dan wanita (20 tahun) yang semua dirawat di RS Lapangan Bambanglipuro.

Empat karyawan Indogrosir tersebut adalah OTG atau Orang Tanpa Gejala.

“Kita sedang melakukan tracing ke kontak erat. Prinsipnya orang yang kontak erat kita lakukan isolasi mandiri,” tandas Oky.

Dengan adanya penambahan empat orang tersebut, maka saat ini total kasus positif di Bantul ada 27 orang.Untuk PDP dirawat ada 20 orang dan ODP dirawat ada 3 orang.

Adapun RS yang merawat pasien positif meliputi RSPAU Harjolukito 2 orang,RS Bethesda 1 orang, RS Lapangan 14 orang,RS Panembahan Senopati 6 orang, RS JIH 2 orang, PKU Bantul 1 orang dan RS Elizabeth 1 orang.

Melihat kasus yang terus bertambah, Oky berpesan agar selalu jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir sebelum dan setelah berkegiatan. Serta tetap beribadah di rumah saja.

Dirinya mengingatkan, tanpa melupakan perhatian pada pengendalian penyakit lain, saat ini DBD yang tercatat di Kabupaten Bantul sampai dengan April adalah 726 kasus. Untuk kasus kematian belum ada pelaporan.

Adapun kecamatan yang dilaporkan ada kasus tinggi yaitu Bantul (86 kasus), Sewon ( 73 kasus ) dan Piyungan (70 kasus ).

“Kami sampaikan kepada masyarakat agar selama wabah Covid-19 tetap melakukan pemantauan dan pemberantasan tempat-tempat perindukan nyamuk, melakukan 3 M,” tambahnya . (SM)

 

Sebaran Kasus Positif Covid-19

1. Kecamatan Banguntapan: 9 kasus

2. Kecamatan Kasihan: 5 kasus

3. Kecamatan Piyungan: 4 kasus

4. Kecamatan Sedayu: 3 kasus

5. Kecamatan Sewon: 2 kasus

6. Kecamatan Bantul: 1 kasus

7. Kecamatan Pajangan: 1 kasus

8. Kecamatan Pleret: 1 kasus

9. Kecamatan Srandakan: 1 kasus.

*Sumber: Gugus Tugas Covid-19 Bantul.



Senin, 11 Mei 2020, 20:40:06 WIB Oleh : Prasetiyo 285 View
Berkah dari Wabah, Dhiya Juara 2 Lomba Vlog Polda Jateng
Senin, 11 Mei 2020, 20:40:06 WIB Oleh : Nanang WH 277 View
Gara-Gara Buah Tangan Ini, Warga Kebumen Ditangkap Polisi
Senin, 11 Mei 2020, 20:40:06 WIB Oleh : Nanang WH 458 View
Agen Bus AKAP Belum Menikmati Kelonggaran Operasi Moda Angkutan Umum

Tuliskan Komentar