atas1

Kasus Dana Kemah, Pemuda Muhammadiyah Akui Ada Kesalahan

Kamis, 29 Nov 2018 | 19:38:57 WIB, Dilihat 603 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Kasus Dana Kemah, Pemuda Muhammadiyah Akui Ada Kesalahan Kuasa hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Trisno Rahardjo memberikan keterangan pers di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (29/11/2018).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Ingin Cantik Ala Bintang K-Pop? Ikuti Beauty Bash


KORANBERNAS.ID -- Kuasa hukum dan HAM PP Muhammadiyah akhirnya buka suara terkait kasus dana kemah Pemuda Islam di Prambanan tanggal 16-17 Desember 2017. Setelah mempelajari dokumen, mereka mengakui ada kesalahan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan tersebut.

"Dari dokumen dalam bentuk fotokopian Laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan Kemah Pemuda Islam yang disusun oleh Panitia Kemah dari Pemuda Muhammadiyah, kami menemukan dokumen yang patut diduga telah terjadi kesalahan administrasi pelaporan karena ketidakpahaman panitia," papar kuasa hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Trisno Rahardjo saat memberikan keterangan pers di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurut Trisno, adanya persoalan hukum yang saat ini telah ditangani oleh penyidik pada Polda Metro Jaya, dapat dimengerti oleh panitia, mereka menghormati seluruh proses hukum yeng tengah dilaksanakan oleh penyidik pada Polda Metro Jaya. Karenanya Pemuda Muhammadiyah meminta penyidikan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya jangan hanya fokus pada dokumen LP) namun juga pada ukuran kesuksesan acara pelaksanaan kegiatan yang menjadi tujuan utama kegiatan tersebut yakni adanya kebersamaan antara Pemuda Islam.  

Mereka mendukung penuh agar pihak kepolisian melakukan upaya penyidikan lebih komperehensif dengan memeriksa seluruh dokumen baik yang dikeluarkan oleh Kemenpora, maupun LPJ yang disampaikan oleh ormas kepemudaan lain yang memperoleh pendanaan dari Kemenpora terkait kegiatan tersebut. Hal ini karena anggaran berkenaan dengan kegiatan kemah pemuda Islam berasal dari nomenklatur yang sama agar terciptanya pemeriksaan yang transparan dan akuntabel.

Terkait isu keterlibatan Dahnil Anzar Simanjuntak, pengurus menegaskan tidak adanya keterlibatan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 tersebut. Dahnil disebut tidak tahu dalam proses pelaporan dokumen LPJ serta teknis kegiatan kemah pemuda Islam tersebut.

Sebab tandatangan dalam dokumen LPJ tersebut adalah hasil scan yang tidak diketahui oleh Dahnil. Panitia berasumsi kegiatan tersebut telah terlaksana dengan baik dan menganggap pelaporan tersebut hanya pelengkap administrasi semata.

"Panitia menggunakan tandatangan scan dan dahniel tidak tahu," imbuhnya.(yve)



Kamis, 29 Nov 2018, 19:38:57 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 577 View
Ingin Cantik Ala Bintang K-Pop? Ikuti Beauty Bash
Kamis, 29 Nov 2018, 19:38:57 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 997 View
Tak Perlu Bermimpi Jadi PNS
Kamis, 29 Nov 2018, 19:38:57 WIB Oleh : Sholihul Hadi 724 View
Ini Alasan 20 Guru Australia Tertarik ke Jogja

Tuliskan Komentar