atas1

Jangan Buang Nasi Sisa, Berguna untuk Penderita Diabetes

Senin, 01 Jul 2019 | 19:49:27 WIB, Dilihat 6480 Kali - Oleh Arie Giyarto

SHARE


Jangan Buang Nasi Sisa, Berguna untuk Penderita Diabetes Dr dr H Probosuseno SpPD GER (K). (arie giyarto/koranbernas.id)

Baca Juga : Seni Religius di Sleman Bangkit Lagi


KORANBERNAS.ID -- Kalau Anda kelebihan nasi seyogianya jangan dibuang. Sisa nasi kemarin masih bisa dimasak lagi dengan cara dipususi atau dicuci dulu baru dimasak.

Selain bakteri hilang, kadar gulanya juga semakin turun. Jika masih berlebih lakukan sekali lagi esok harinya dengan cara yang sama.

Hal ini disampaikan Dr dr H Probosuseno SpPD GER (K) pada Halal Bilhalal Kelompok Lansia Wredha Mandiri RW 08 Kelurahan Sorosutan Yogyakarta di RM Tempo Doeloe Jalan Bibis Kasihan Bantul, Sabtu (29/6/2019).

Ini sangat menguntungkan dan berguna bagi penderita diabetes militus atau DM. "Ilmu ini saya peroleh dari Prof Dr Sumarsono, ahli di bidang ini," kata Dr Probo lebih lanjut.

Selain menghemat, nasi sisa juga bagus dikonsumsi penderita DM yang angkanya semakin meningkat.

Menurut dia, menjadi tua adalah sebuah sunnatullah, tetapi harus berusaha menjadi lansia yang sehat. "Karena kalau tidak, banyak sekali orang hebat yang pada masa tuanya tidak bisa apa-apa. Semuanya harus dibantu orang lain," kata dia.

Untuk itu perlu jauh-jauh hari menjaga kesehatan agar tetap sehat dan bisa mandiri di usia senja akan lebih baik. Meski banyak sekali orang meninggal mendadak, tetapi banyak sekali orang meninggal pelan-pelan.

Menurut ahli penyakit dalam dan lanjut usia RSUP Dr Sardjito Yogyakarta ini, usaha itu di antaranya menjaga gula darah di bawah 200.

Juga kolesterol. Menjaga asam urat di bawah 6, sedangkan wanita 7. Kemudian, atur pola makan sehat dengan separuh piring sayur dan buah-buahan. Baru separuhnya nasi.

Anggota Kelompok Lansia Wredha Mandiri 08 Kelurahan Sorosutan Yogyakarta menghadiri acara halal bilhalal. (arie giyarto/koranbernas.id)

Olahraga minimal 30 menit setiap hari. Jalan-jalan maupun berjemur di bawah sinar matahari pagi menjadi sesuatu yang sangat dianjurkan.

Istirahat cukup dan minum air putih idealnya 30 cc dikalikan berat badan serta senantiasa menjaga semangat hidup dan stamina. Lebih baik lagi apabila mempunyai hobi yang bisa membuat hati gembira.

Selain melaksanakan ibadah dengan baik, juga harus menghindari sifat suka ngrasani dan memfitnah.  Dua perbuatan buruk itu bisa membuat hati panas dan kemrungsung yang bisa menimbulkan stres.

Dianjurkan pula rajin bersedekah dan itu tidak harus berupa uang. Menolong orang lain yang kesusahan dengan ide, tenaga dan senyuman juga merupakan bentuk sedekah.

Hal lain yang perlu diingat adalah menghindari rokok, alkohol dan obat-obatan terlarang serta narkoba. Barang-barang itu hanya akan merusak kesehatan. Jika hal-hal itu dilakukan sejak dini maka Insya Allah akan menjadi lansia yang meski tua tetapi sehat dan bisa lebih mandiri.

Ny Sastro, lansia berusia 80 tahun diperiksa tekanan darahnya. (arie giyarto/koranbernas.id)

Periksa kesehatan

Pada kesempatan itu dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengukuran tensi dan cek gula darah, oleh tim kesehatan dari Fakultas Kedokteran UII di bawah pimpinan dr Punik.

Acara halal bilhalal tersebut diunduh oleh keluarga almarhumah Hj S Ilyas Haditomo yang pernah menjadi ketua kelompok lansia tersebut. Rumahnya menjadi sekretariat dan tempat untuk kegiatan senam lansia.

Keluarga Hj Haditomo menyerahkan bantuan berupa alat pengukur tensi dengan harapan setiap habis senam bisa dilakukan pengukuran tensi agar selalu terdeteksi.

Bantuan diserahkan oleh Ny Yuni Handoyo istri dari almarhum Tri Handoyo Staf Ahli Bupati Purworejo dan diterima Ny Harti, Ketua Kelompok Lansia Wredha Mandiri 08. (sol)



Minggu, 30 Jun 2019, 19:49:27 WIB Oleh : Nila Jalasutra 310 View
Seni Religius di Sleman Bangkit Lagi
Minggu, 30 Jun 2019, 19:49:27 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 569 View
Ini Kata Sultan Soal Mitos Berobat ke Luar Negeri
Minggu, 30 Jun 2019, 19:49:27 WIB Oleh : Nanang WH 1119 View
Polisi Turun Tangan Tenangkan Pengidap Gangguan Jiwa

Tuliskan Komentar