atas1

Jamaah Haji Berebut Tempat Mustajab untuk Berdoa

Rabu, 24 Jul 2019 | 16:18:13 WIB, Dilihat 255 Kali - Oleh Arie Giyarto

SHARE


Jamaah Haji Berebut Tempat Mustajab untuk Berdoa Jamaah Ar Rahmah berjalan menuju bus. (istimewa)

Baca Juga : Produk UMKM Layak Tampil di Toko Modern


KORANBERNAS.ID – Keberuntungan dan atas izin Allah SWT Jamaah Calon Haji (JCH) tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ar Rahmah Yogyakarta, berhasil masuk Ar Raudhah.

Inilah salah satu tempat di Tanah Suci yang diyakini sangat mustajbat untuk berdoa. Perjuangan untuk masuk tempat tersebut tidak semudah yang dibayangkan karena semua jamaah dari seluruh dunia memiliki keinginan yang sama.

"Meski  sangat sulit karena berebut dengan jamaah yang datang dari seluruh dunia, alhamdulillah seluruh jamaah Ar Rahmah berhasil masuk Ar Raudhah dan berdoa di sana,"  kata Drg H Ircham Machfoedz SKM, Ketua Yayasan Ar Rahmah kepada koranbernas.id.

Bahkan ada jamaah yang beberapa kali memperoleh kesempatan yang didambakan seluruh jamaah haji tersebut. “Ini karena tempat itu diyakini sangat mustajab untuk berdoa,” kata dia.

Pada Selasa  (23/7/2019) pukul 06:00 Waktu Arab Saudi (WAS), jamaah Ar Rahmah meninggalkan Madinah menuju Mekkah Al Mukarommah untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Pada malam sebelumnya, jamaah melakukan mujahadah dipimpin oleh ketua rombongan KH Agus Subardan serta doa dipimpin KH Sutrisno. Mereka Memohon keselamatan dan kelancaran menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Dari Madinah jamaah menuju Masjid Bir Ali untuk menjatuhkan niat umrah haji. Selesai melaksanakan ibadah di Bir Ali, jamaah melanjutkan perjalanan ke Mekkah dengan berpakaian ihram.

Jamaah Ar Rahmah pengajian di lorong hotel. (istimewa)

Di Madinah jamaah yang berangkat dari Bandara Adisumarmo Solo 14 Juli 2019 ini sudah menyelesaikan Salat Arbain. Yakni,  salat berjamaah di Masjid Nabawi 40 waktu tidak terputus.

Dari tanah air jamaah terbang dengan pesawat Garuda langsung menuju Madinah.

Selama di Madinah jamaah juga berziarah ke Masjid Quba dan salat di sana. Pahalanya sama dengan melakukan ibadah umrah. Masjid Quba merupakan masjid yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah SAW.

Jamaah juga ke Jabal Uhud yang terkenal dengan sebutan  Gunung Magnet, kebun kurma maupun percetakan Al Quran terbesar di dunia.

Semua jamaah pria mendapatkan kitab suci Al Quran, kemudian menuju Masjid Qiblatain (dua kiblat).

"Di dalam masjid inilah ketika Rasulullah SAW melaksanakan salat Dhuhur menghadap kiblat Masjidil Aqsa, tiba-tiba mendapat wahyu perintah Allah SWT untuk mengubah kiblatnya ke Ka'bah di Masjidil Haram," kata H Ircham.

Selain itu, jamaah juga ziarah ke Makam Baqi yang sangat luas. Seluruh jamaah pria berdoa di makam itu, untuk para syuhada. (sol)



Rabu, 24 Jul 2019, 16:18:13 WIB Oleh : W Asmani 442 View
Produk UMKM Layak Tampil di Toko Modern
Selasa, 23 Jul 2019, 16:18:13 WIB Oleh : Nanang WH 293 View
Ngantor Siang Pulang Awal, Kades Bukan Pekerjaan Sambilan
Selasa, 23 Jul 2019, 16:18:13 WIB Oleh : Arie Giyarto 817 View
Gurihnya Soto Mbah Bingah, Pembeli Rela Menunggu

Tuliskan Komentar