atas1

Jadwal Dipercepat, USBN SD dan UNBK Berbarengan

Sabtu, 20 Apr 2019 | 14:37:55 WIB, Dilihat 2687 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Jadwal Dipercepat, USBN SD dan UNBK Berbarengan Kadisdikpora DIY, Baskara Aji melepas armada yang membawa soal USBN SD/MI di kantor Disdikpora DIY, Sabtu (20/4/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Anggota TNI Dilarang Komentari Hasil Pemilu


KORANBERNAS.ID -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) DIY mempercepat jadwal penyelenggaraan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD/MI. Ujian tulis (utul) akan dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP/MTs pada 22 sampai 24 April 2019 mendatang. Ujian susulan dilaksanakan pada 26, 29 dan 30 April 2019.

Percepatan jadwal dilakukan agar sekolah bisa sesegera mungkin mendapatkan nilai USBN para siswanya. Dengan demikian bisa digunakan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2019/2020.

"Karena dalam seleksi ppdb, nilai usbn juga digunakan walaupun masih memakai sistem zonasi," ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (kadisdikpora) DIY, Baskara Aji disela dropping soal USBN SD/MI di kantor Disdikpora DIY, Sabtu (20/4/2019).

Menurut Aji, meski dipercepat, kualitas soal USBN tetap berbobot. Disdikpora DIY membuat 75 persen soal ujian dan sisanya 25 persen dibuat pusat.

Sebelum membuat soal, sejumlah guru mengikuti pelatihan penulisan penyusunan soal ujian. Pengawas sekolah dan perguruan tinggi (PT) dilibatkan untuk memenuhi kriteria pembuatan soal, mulai dari bobot soal yang ringan hingga bobot soal yang berat.

"Kami masih melaksanakan ujian tulis berbasis pensil bagi siswa sd karena belum sepenuhnya siap untuk unbk, baik fasilitas komputer maupun kesiapan sekolah dan anak-anaknya. Karenanya pengawasan usbn dilakukan lebih ketat," tandasnya.

Sementara Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Pendidikan Disdikpora DIY, Didik Wardaya menjelaskan, USBN SD/MI di DIY diikuti sebanyak 52.141 peserta didik. Jumlah ini terdiri dari sebanyak 48.994 peserta didik di 1.881 SD dan 3.147 peserta didik di 168 MI.

"Soal ujian disimpan di 68 titik koordinator wilayah kecamatan. Kami sediakan delapan armada  di untuk mengirim soal usbn ke titik simpan terakhir dengan pendampingan dari petugas seperti personil percetakan, disdikpora diy dan dengan pengawalan dari polda diy," jelasnya.

Didik menambahkan, sembilan peserta didik dengan low vision ikut USBN di empat sekolah yang terdiri dari tiga sekolah di Sleman dan satu sekolah di Gunungkidul.

Siswa SDLBj juga mengikuti ujian sekolah di 27 sekolah. Sebanyak 72 peserta didik dengan ketunaan A – B - D dan E.

Sebanyak 8 siswa tuna netra dengan naskah soal brille juga ikut ujian. Yakni di SSLB/A Yaketunis (3 siswa), SLB N 1 Bantul (1 siswa), SLB Dharma Bakti Bantul (1 orang), SLB N 1 Kulon Progo ( 1 siswa), SLB PGRI Nanggulan Kulon Progo (1 siswa) dan SLB Dharma Putra Gunungkidul.(yve)



Sabtu, 20 Apr 2019, 14:37:55 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1982 View
Anggota TNI Dilarang Komentari Hasil Pemilu
Sabtu, 20 Apr 2019, 14:37:55 WIB Oleh : Sholihul Hadi 977 View
Rolland Band Masih Perkasa di Usia Tua
Jumat, 19 Apr 2019, 14:37:55 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 640 View
Kenalkan Lagu Baru, Air Supply Siap Gebrak Jogja

Tuliskan Komentar