atas1

Internasionalisasi Pendidikan Atasi Perubahan Global

Jumat, 05 Apr 2019 | 15:26:17 WIB, Dilihat 375 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Internasionalisasi Pendidikan Atasi Perubahan Global Peluncuran Double Degree Programs, Magister Ilmu Pemerintahan Program Pascasarjana UMY di kampus setempat, Jumat (5/4/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Pelajar Jogja Himpun Rp 29 juta Bantu Korban Banjir


KORANBERNAS.ID -- Indonesia perlu memperkuat hubungan internasionalnya, salah satunya melalui sektor penelitian dan pendidikan. Hal ini penting mengingat hubungan internasional suatu negara sebagai kebutuhan untuk bertahan dan memperoleh kesejahteraan.

Apalagi dalam bernegara suatu negara tidak bertahan sendiri, terutama pada era revolusi Industri 4.0 yang menyebabkan dunia terasa sempit. Dunia internasional pun berubah secara politik, ekonomi, sosial dan tentu dalam teknologi digital.

"Dunia menjadi semakin dekat dengan kemajuan teknologi, seakan negara-negara seperti komunitas yang hidup berdekatan. Maka dari itu hubungan internasional memiliki peran penting untuk bisa menghadapi tantangan global," papar Purwanto Subroto PhD, Kasubdit Kerjasama Perguruan Tinggi Direktorat Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kelembagaan IPTEK Dikti dalam Workshop International Curriculums, International Accreditation dan Peluncuran Double Degree Programs, Magister Ilmu Pemerintahan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di kampus setempat, Jumat (5/4/2019).

Menurut Purwanto, negara-negara bekerjasama dalam suatu perjanjian hubungan internasional untuk menghadapinya. Pendidikan memiliki kekuatan yang besar untuk memperkuat hubungan internasional Indonesia contohnya dengan melakukan kerjasama antar universitas seperti, pertukaran mahasiswa, summer school, international seminar, beasiswa internasional, joint degree, double degree dan lainya. Ini juga merupakan aspek penting dalam meningkatkan reputasi Indonesia di mata dunia.

Namun hal tersebut juga masih menjadi pekerjaan rumah bagi Indonesia. Sebab berdasarkan data Ristekdikti saat ini publikasi internasional yang diproduksi oleh universitas di indonesia sejak tahun 2000-2018 mencapai 20.610 publikasi.

Ada 8.138 kolaborasi internasional dengan 3,686 kolaborasi yang aktif hingga sekarang sejak tahun 2010-2018. Kemudian 21.769 mahasiswa internasional dari tahun 2016-2018 serta 208 staf internasional dari tahun 2017-2018 dan pada tahun 2018 baru ada 3 universitas di Indonesia yang berada di top 500 universty berdasarkan QS WCR 2018.

"Hal tersebut memang suatu prestasi dan pencapaian bagi negara kita, namun Indonesia masih perlu meningkatkan hal tersebut agar lebih diingat di dunia internasional. Diharapkan universitas di Indonesia untuk gencar dalam mempererat kerjasama internasional," tandasnya.

Sementara Prof Dr Achmad Nurmandi Msc, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Internasional UMY, mengatakan sebagai universitas muda dan mendunia, UMY akan terus meningkatkan kualitas mahasiswa maupun pengajarnya untuk ikut berkontribusi bagi Indonesia dalam dunia internasional.

"Kami akan terus membuktikan UMY sebagai kampus muda dan mendunia itu adalah fakta. Dengan selalu meningkatkan program internasionalnya untuk menjadi yang terbaik," paparnya

Program MIP Double Degree UMY ini akan memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa dengan kurikulum yang akan menempatkan mahasiswa di luar negeri selama 1 tahun yaitu semester 2 dan semester 3. MIP Double Degree UMY telah terakreditasi oleh Ristekdikti dan didukung oleh Asia Pasifik Society for Public Affair (APSPA) juga bekerjasama dengan Academics Thammasat University Thailand , Universitas Utara Malaysia, Universitas Putra Malaysia, Asia University Taiwan, Khon Kaen Unversity Thailand, dan lainya.(yve)



Jumat, 05 Apr 2019, 15:26:17 WIB Oleh : Sholihul Hadi 427 View
Pelajar Jogja Himpun Rp 29 juta Bantu Korban Banjir
Jumat, 05 Apr 2019, 15:26:17 WIB Oleh : Sari Wijaya 1976 View
Pria Kelahiran Belanda Gugat Anggota DPRD Bantul
Jumat, 05 Apr 2019, 15:26:17 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1230 View
Ribuan Orang Tunggu Kehadiran Jokowi di Kulonprogo

Tuliskan Komentar