ini-sebabnya-banyak-blank-spot-di-klatenTower seluler di Desa Karanglo Kecamatan Polanharjo. Operator seluler mendirikan tower di desa itu agar kawasan tersebut terjangkau sinyal. (masal gurusinga/koranbernas.id)


masal-gurusinga-2

Ini Sebabnya Banyak Blank Spot di Klaten

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Wilayah Kabupaten Klaten yang terdiri dari 26 kecamatan dan 401 desa/kelurahan merupakan salah satu daerah terluas di Provinsi Jawa Tengah.

Faktor inilah yang menjadi salah satu sebab masih banyaknya daerah yang tidak terjangkau jaringan komunikasi atau blank spot. Beberapa operator pun melirik untuk mendirikan tower seluler.


Baca Lainnya :

Sayangnya, operator selular yang ingin mendirikan BTS (Based Transceiver System) seringkali mengabaikan aturan (izin) mendirikan tower. Akibatnya, mereka tidak jarang menemui masalah di lapangan. Seperti disegel oleh petugas Satpol PP maupun dinas terkait.

Beberapa tower seluler yang sudah berdiri dan terpaksa disegel petugas karena belum berizin yakni tower di Desa Gatak Delanggu yang berdiri di areal persawahan disegel sekitar tiga tahun lalu.


Baca Lainnya :

Tower di Desa Jetis Delanggu dan Desa Nglinggi Klaten Selatan disegel petugas Satpol PP tahun ini. Ketiganya hingga kini belum bisa beroperasi sama sekali.

Terkait kejadian itu, Kepala Bidang Komunikasi dan Persandian Dinas Kominfo Kabupaten Klaten, Totok Gantoro,  mengimbau semua operator seluler agar mengurus seluruh perizinan sesuai prosedur.

"Sudah kami imbau ke semua operator agar mengajukan izin sesuai prosedur. Konfirmasikan ke desa dan Kominfo agar tidak ada masalah. Jangan langsung dirikan tower sebelum ada izin," jelas Totok.

Menanggapi penyegelan tiga tower karena belum memiliki izin, Dinas Kominfo di satu sisi merasa prihatin karena proses pendirian tower seluler setidaknya telah mengeluarkan biaya cukup besar.

Namun di sisi lain mau dibilang apa karena tower itu benar-benar tidak memiliki izin sehingga tugas Satpol PP untuk menertibkan.

Pendirian tower oleh operator memang bertujuan baik agar daerah tersebut dapat terjangkau sinyal. Sebab masih banyak wilayah Kabupaten Klaten mulai dari Prambanan hingga Tegalgondo Kecamatan Wonosari tidak terjangkau sinyal atau daerah blank spot. Bahkan di wilayah Kota Klaten pun masih terdapat blank spot.

Totok Gantoro menambahkan, di masa-masa yang akan datang BTS kemungkinan sudah tidak ada lagi. Sebagai gantinya adalah mikrosel. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini